Kapal Santa Lusia Bawa 12 Turis Asing Bocor di Pulau Sinyamuk, 1 Tewas

Okezone, Rus Akbar ยท Sabtu, 15 September 2018 - 11:41 WIB
Kapal Santa Lusia Bawa 12 Turis Asing Bocor di Pulau Sinyamuk, 1 Tewas

Salah satu turis asing saat dievakuasi. (Foto: Okezone/Rus Akbar)

PADANG, iNews.id – Kapal Motor (KM) Santa Lusia yang membawa 12 turis asing dan enam kru dari Padang menuju Tuapeijat, Kabupaten Kepulauan Mentawai, mengalami kebocoran di Pulau Sinyamuk, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat (Sumbar), Sabtu (15/9/2017) pukul 04.55 WIB. Akibat peristiwa tersebut satu kru kapal tewas.

Humas Basarnas Padang Arif Pratama mengatakan, pihaknya menerima informasi dari petugas Teluk Bayur telah terjadi kebocoran KM Santa Lusia di dekat Pulau Sinyamuk.

“Kapal Basarnas KM Yudhistra langsung menuju lokasi kejadian untuk mengevakuasi korban,” katanya, Sabtu (15/9/2018).


BACA JUGA:

KM Fungka Terbakar di Banggai, 126 Selamat 10 Tewas dan 20-an Hilang

Ini Kronologi Terbakarnya KM Fungka Permata V di Perairan Banggai


Dalam peristiwa itu, ditemukan satu korban meninggal dunia yang merupakan kru kapal bernama Wal Asri (63). Dia bertugas di bagian bas kapal nahas tersebut. Sementara 17 orang lainnya selamat.

“Korban jiwa saat ini sudah dievakuasi ke Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Polda Sumbar untuk mengetahui penyebab kematiannya,” ujar Arif.

Sementara para turis asing yang terdiri atas warga Australia dan Brasil, serta kru kapal lainnya sudah dievakuasi ke Padang dan diinapkan di hotel.

Identitas para turis asing dan kru KM Santa Lusia yang selamat yakni, warga Australia: Adam Rawson (26), Leon Napper (33), Huan Wanner (28), Jakson Stevenson (29), Tyler Slaven (31), William Haig (30), Matthew Youink (32), Jarrod Duees (33), Paul Roney (37), Paul Blenzby. Sementara warga Brazil: Marco (45) dan Tamia (35). Kru kapal KM Santa Lusia: Aprizal (70) nakhoda, War Asri (63) meninggal, Rahmat Andiko (31), Aris Oktaviandi (21), Erik Kurniawan (29) dan Afendi (45).

Peralatan yang dikerahkan dalam misi penyelamatan yakni rescue car, ambulans, pal medis untuk pengobatan para korban, dan pal evakuasi, serta peralatan radio. Upaya mengevakuasi korban pada saat itu dengan menggunakan perahu karet untuk menjemput korban dari KM Santa Lusia, kemudian dipindahkan ke kapal Basarnas untuk mendapat perawatan medis.


Editor : Donald Karouw