3 Jenazah Korban Banjir Bandang Tanah Datar Dimakamkan 1 Liang Lahat

Budi Sunandar ยท Jumat, 12 Oktober 2018 - 21:57 WIB
3 Jenazah Korban Banjir Bandang Tanah Datar Dimakamkan 1 Liang Lahat

Warga mengikuti prosesi pemakaman tiga korban banjir bandang di Desa Jorong Situgas, Tanah Datar, Sumbar. (Foto: iNews.id/Budi Sunandar)

TANAH DATAR, iNews.id - Tiga korban banjir bandang di Desa Jorong Situgar, Kenagarian Tanjung Bonai, Kecamatan Lintau Buo, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat (Sumbar) dimakamkan dalam satu liang lahat, Jumat (12/10/2018).

Pemakaman ketiga jenazah yang merupakan satu keluarga itu diwarnai isak tangis. Ketiga korban yakni, Anis berusia 2,5 tahun, Steve (10), dan ibundanya, Rani (30) yang sedang dalam kondisi hamil enam bulan. 

Mereka ditemukan tim SAR gabungan dalam posisi tertimbun lumpur setebal tiga meter sekitar 3 km dari rumahnya.

BACA JUGA: 

Ibu Hamil Ditemukan Tewas Tertimbun Longsor di Tanah Datar Sumbar

3 Bersaudara Tewas Tertimbun Longsor di Padang Pariaman

Banjir bandang yang menerjang Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat (Sumbar), sejak Kamis malam (11/10/2018), memicu longsor di daerah Nagari Tanjung Bonai, Kecamatan Lintau Buo Utara. Tiga orang tertimbun longsor dan satu korban di antaranya ditemukan tewas, Jumat pagi (12/10/2018).

Korban atas nama Rani (30) diketahui dalam kondisi hamil 6 bulan, ditemukan di timbunan longsor di rumahnya. Korban dievakuasi oleh petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tanah Datar dan warga. Sementara itu, dua orang korban lain masih dalam pencarian di lokasi.

Banjir bandang yang menerjang kawasan Tanjung Bonai mengakibatkan enam unit rumah warga yang dihuni oleh enam kepala keluarga hancur, Kamis malam. Selain memakan korba jiwa, musibah itu mengakibatkan korban luka-luka. Sebanyak 17 orang warga hingga kini masih dirawat di Puskesmas Lintau Bio.

Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Tanah Datar, AKBP Bayuaji Yudha Prajas mengatakan, tiga korban sempat dinyatakan hilang setelah banjir bandang dan longsor yang terjadi pada Kamis sore.


Editor : Kastolani Marzuki