4 Nelayan di Pariaman Sumbar Tersengat Ubur-Ubur Beracun di Pinggiran Pantai

Eka Guspriadi ยท Selasa, 08 Oktober 2019 - 09:55 WIB
4 Nelayan di Pariaman Sumbar Tersengat Ubur-Ubur Beracun di Pinggiran Pantai

Nelayan merapikan jaring sebelum berangkat melaut. (Foto: Dok iNews).

PARIAMAN, iNews.id - Dalam sepekan ini sudah empat nelayan di Kota Pariaman, Sumatera Barat (Sumbar), diserang ubur-ubur beracun mematikan jenis bluebottle. Sengatan dari hewan laut tersebut dinilai berbahaya, karena bisa menyebabkan kematian bila sampai telat dilarikan ke rumah sakit.

Ubur-ubur berwarna biru itu disebut mengeluarkan racun yang bisa menyebabkan kulit melepuh. Lalu para korban akan mengalami sesak napas dan detak jantung melemah.

"Harus cepat mendapat pertolongan medis," kata seorang nelayan di pantai Kota Pariaman, Sumbar, Frengki, Selasa (8/10/2019).

BACA JUGA: 92 Wisatawan di Sukabumi Jadi Korban Sengatan Ubur-Ubur

Menurut dia, ubur-ubur jenis bluebottle ini terakhir dilihat warga pada 1998 lalu. Ketika itu, anaknya yang baru berumur enam tahun meninggal setelah tersengat ubur-ubur tersebut, dan telat dilarikan ke rumah sakit.

Frengki mengaku heran, karena ubur-ubur yang sudah lama tidak terlihat di tepi pantai Kota Pariaman, kini bermunculan. Fenomena ini, kata dia, bisa jadi karena pergerakan arah angin dari selatan.

BACA JUGA: Serangan Ubur-Ubur di Pantai Selatan Gunungkidul, 85 Wisatawan Tersengat

"Karena angin dari selatan. Jadi, ubur-ubur itu sampai ke pantai Pariaman lagi," ujar dia.

Untuk mengantisipasi diserang ubur-ubur bluebottle, warga bersama nelayan membersihkan pinggiran pantai. Sebab, banyak dari jenis satwa tersebut terdampar di sepanjang pantai.

"Yang mau melaut (nelayan) juga harus berhat-hati," kata dia


Editor : Andi Mohammad Ikhbal