42 Ibu-Ibu Pengajian di Dharmasraya Sumbar Keracunan, 1 Orang Meninggal

Antara ยท Sabtu, 10 Agustus 2019 - 13:00 WIB
42 Ibu-Ibu Pengajian di Dharmasraya Sumbar Keracunan, 1 Orang Meninggal

Korban keracunan sedang mendapat penanganan medis di rumah sakit. (Foto: iNews.id/Kuntadi).

DHARMASRAYA, iNews.id - Puluhan warga di Kabupaten Dharmasraya, Sumatera Barat (Sumbar), mengalami keracunan diduga akibat makan lontong sayur. Satu orang meninggal dunia, dan lainnya masih menjalani perawatan intensif.

Sekretaris Nagari Siguntur, Kecamatan Sitiung, Alfa Edison Nur mengatakan, korban meninggal bernama Rahmima (52) warga Jorong Koto Tuo Barat. Sedangkan total korban keracunan totalnya ada 42 orang, lima di antaranya dilarikan ke rumah sakit.

"Korbannya ibu-ibu pengajian di salah satu rumah warga pada Kamis (8/8/2019) malam, diduga keracunan lontong sayur," kata Edison Nur, di Pulau Punjung, Kabupaten Dharmasraya, Sumbar, Sabtu (10/8/2019).

Menurut dia, kasus tersebut sudah ditangani Polsek Koto Agung. Pihak desa kini masih melakukan pendataan bersama Polri, TNI, dan petugas Puskesmas Sitiung.

BACA JUGA: Ringkus Jambret, Ibu Boncengi 2 Anak di Sampit Tabrakkan Diri ke Motor Pelaku

Edison Nur mengatakan, peristiwa ini bermula saat sebagian korban merasakan sakit perut disertai mual usai menyantap hidangan lontong sayur pada acara yasinan di salah satu rumah warga di Nagari Siguntur, Kecamatan Sitiung, Kamis malam.

"Jadi rasa mual dan sakit perut ini tidak dialami korban secara bersamaan. Kasus ini terungkap setelah adanya kesamaan penyakit yang dialami warga. Mereka merupakan anggota pengajian ibu-ibu yang hadir di rumah warga tersebut," ujarnya.

Sementara itu, Kapolsek Sitiung I Koto Agung, Iptu Syafrinaldi mengatakan, pihaknya tengah melakukan penyelidikan terkait kasus tersebut. Penyebabnya yang diduga racun dalam makanan tersebut juga masih diperiksa dinas kesehatan.

"Apakah ada unsur kesengajaan atau tidak masih menunggu proses lebih lanjut, yang jelas kita berjalan pada hukum," ujarnya.


Editor : Andi Mohammad Ikhbal