Akses Putus, Warga Padang Pariaman Bangun Jembatan Darurat dari Bambu

Antara ยท Selasa, 11 Desember 2018 - 12:53 WIB
Akses Putus, Warga Padang Pariaman Bangun Jembatan Darurat dari Bambu

Ilustrasi jembatan penghubung dari bambu. (Foto: Istimewa)

PADANG PARIAMAN, iNews.id – Sejumlah warga secara swadaya dan bergotong royong membangun jembatan darurat terbuat dari bambu di Kecamatan 2x11 Kayu Tanam, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat (Sumbar), Selasa (11/12/2018). Jembatan bagi pejalan kaki itu didirikan menyusul ambruknya jembatan penghubung jalan nasional Kota Padang dengan Bukittinggi.

"Akibat jembatan putus, akses di sini pun juga terhambat. Tujuan dibangunnya jembatan darurat ini untuk mempermudah warga dan pelajar dalam menyeberangi sungai," kata Syafrizal Efendi warga 2x11 Kayu Tanam, Selasa (11/12/2018).

Dia mengungkapkan, kendati jembatan tersebut dibangun dengan bambu namun cukup membantu warga untuk menyeberangi sungai. “Jembatan darurat ini khusus pejalan kaki,” ujarnya.


BACA JUGA:

Begini Detik-Detik Ganasnya Luapan Air Terjun Lembah Anai di Jalinsum

Jalur Padang-Bukittinggi Putus, 3 Jembatan Ambruk dan Terjadi Longsor


Sementara itu, anggota Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Padang Pariaman dan polres setempat membersihkan pohon yang roboh ke arah jembatan. Jembatan nasional itu ambruk setelah dihantam arus sungai yang cukup deras, Senin (10/12/2018) pukul 18.30 WIB.

Sementara jalan alternatif untuk kendaraan bermotor yaitu melalui Korong Padang Mantuang, melewati depan INS Kayu Tanam. Saat ini jalan alternatif menerapkan sistem buka tutup karena jalan perkampungan yang kecil.

Diketahui, Jembatan Batang Kalu di Nagari Kayu Tanam, Kecamatan 2x11 Kayu Tanam, Padang Pariaman, ambruk usai diterjang luapan air sungai. Jembatan ini merupakan penghubung jalan nasional sehingga akses Padang dari dan ke Bukittinggi putus total dalam musibah tersebut.

"Jalur itu tidak bisa dilewati dari kedua arah," kata Kepala BPBD Padang Pariaman Budi Mulya.


Editor : Donald Karouw