Aksi Heroik Babinsa Sertu Afrianda, Tangkap Pencuri Meski Tangan Patah

Dony Aprian ยท Senin, 22 Oktober 2018 - 08:48 WIB
Aksi Heroik Babinsa Sertu Afrianda, Tangkap Pencuri Meski Tangan Patah

Babinsa Koramil 10/Sungai Tarap Sertu Afrianda menjalani perawatan tangannya yang patah usai menangkap pencuri. (Foto: Istimewa)

TANAH DATAR, iNews.id – Aksi heroik dilakukan anggota Babinsa Koramil 10/Sungai Tarap Kodim 0307/Tanah Datar bernama Sertu Afrianda. Dia menggagalkan pencurian kotak amal di Masjid Alfurqon meski harus terluka patah tangan akibat dihantam linggis oleh pelaku berinisial AY (36).

Sertu Afrianda yang terluka patah tangan pun mendapat bantuan medis usai aksinya menangkap pencur. Setelah itu, dia menjalani perawatan di rumahnya Simpang Asrama Batusangkar, Pincuran Balai Jorong Simpuruik, Tanah Datar, Sumatera Barat (Sumbar).

Atas keberaniannya, Komandan Korem 032/Wrb Brigjen TNI Mirza Agus bersama Bupati Tanah Datar H Irdiansyah Tarmizi, Kapolres Tanah Datar AKBP Bayuaji dan Kadis Parpora Abdul Hakim menjenguk Sertu Afrianda.

Dalam kunjungan para pimpinan daerah itu, Sertu Afrianda menceritakan bahwa pencurian tersebut terjadi pada hari Selasa (16/10/2018) pukul 21:00 WIB. Ketika itu, dirinya sedang ada di dalam rumah dan mendengar teriakan minta tolong dari Masjid Alfurqon tak jauh dari kediamannya.

Didorong nalurinya untuk membantu masyarakat sebagai Babinsa, Sertu Afrianda pun langsung bergegas ke sumber suara meminta tolong dari seorang warga bernama Edi. Dari situ dia mendapat informasi adanya pencuri kotak amal di dalam masjid.

Setibanya di depan Masjid Alfurqon, Afriandi bergabung dengan Akhirdin dan Zainijal warga lainnya yang sudah menunggu. Selanjutnya mereka berempat  menutup pintu masjid dan mengepung pelaku.

"Ketika didekati dan akan ditangkap oleh Akhirdin, pelaku langsung lari melalui pintu yang saya jaga. Saat akan ditangkap, dia mencoba memukul kepala saya dengan linggis, lalu saya tangkis dengan tangan kanan," ucapnya.

Meski menahan sakit akibat pukulan linggis, Afrianda terus memberikan perlawanan, sampai akhirnya para saksi membantu menangkap dan melumpuhkan pelaku. "Setelah diikat, kami hubungi anggota Polsek Sungai Tarab untuk ditangani lebih lanjut,” ujarnya.

Seusai menyerahkan pencuri ke polisi, Sertu Afrianda pulang ke rumah dan diantar istrinya ke RSUD Prof Dr Hanafiah SM Batusangkar untuk memeriksakan tangannya. Sebelumnya Sertu Afrianda telah dibawa ke tukang urut setempat dan diinformasikan bahwa tanganya mengalami retak.

"Pagi itu pukul 02:00 WIB, saya dirawat dan tadi jam 09:30 menjalani tindakan operasi. Menurut dokter tangan saya dinyatakan retak dan patah," kata Afriandi.

Setelah mendapat penjelasan dari Sertu Afrianda, Danrem 032/Wbr Brigjen TNI Mirza Agus bersama Bupati Tanah Datar H Irdiansyah Tarmizi, Kapolres Tanah Datar AKBP Bayuaji dan Kadis Parpora Abdul Hakim menyampaikan apresiasi atas tindakan heroik yang dilakukannya.

"Tadi saya dapat telepon dari Pangdam Mayjen TNI Sabrar Fadhilah. Beliau sangat mengapresiasi Sertu Afrianda dan berpesan agar sebagai Babinsa harus terus bersemangat dan berani serta pantang mundur dalam membela dan menegakkan kebenaran," kata Mirza Agus.

“Beliau juga turut berdoa, semoga lekas sembuh dan bisa lekas kembali bekerja bersama masyarakat," tuturnya.

Sementara itu, Kapendam I/BB Kolonel Inf Roy Sinaga, pelaku pencurian AY (36) merupakan warga Jorong Kinawai Nagari Belimbing, Kecamatan Rambatan.  Dari tangan pelaku, polisi menyita barang bukti uang tunai Rp953.100,-dan 11 Ringgit Malaysia, ponsel lipat, satu paket kecil narkoba jenis sabu beserta alat hisap bong,  tiga buah obeng, dan kendaraan motor roda dua berplat nomor BA 5797 EZ.


Editor : Donald Karouw