Asrama Brimob Padang Panjang Sumbar Terbakar, Para Penghuni Diungsikan

Wahyu Sikumbang ยท Rabu, 09 Oktober 2019 - 21:29 WIB
Asrama Brimob Padang Panjang Sumbar Terbakar, Para Penghuni Diungsikan

Asap tebal mengepul dari kawasan Asrama Brimob Padang Panjang, Sumbar, yang terbakar, Rabu (9/10/2019). (Foto: iNews/Wahyu Sikumbang)

PADANG PANJANG, iNews.idKebakaran hebat terjadi di Asrama Korps Brimob Batalyon Pelopor Padang Panjang, Sumatera Barat (Sumbar), Rabu (9/10/2019). Sebanyak 12 unit rumah dinas yang berada dalam satu bangunan memanjang di asrama itu, hangus terbakar.

Namun, tidak ada korban jiwa dalam musibah kebakaran asrama yang berlokasi di kawasan Silaiang Bawah, Kota Padang Panjang. Kebakaran yang diduga dipicu korsleting listrik itu turut menghanguskan satu mobil.

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari warga, kebakaran di kompleks Asrama Brimob Batalyon Pelopor Padang Panjang terjadi Rabu sore, sekitar pukul 16.00 WIB tadi. Kebakaran terjadi saat sebagian besar personel Brimob penghuni asrama sedang menjalankan tugas di Provinsi Papua.

 

BACA JUGA:

Pabrik Semen Milik Indocement di Bogor Terbakar Hebat, Warga Diungsikan

43 Rumah Terbakar di Medan Petisah, 385 Warga Kehilangan Tempat Tinggal

 

Salah seorang penghuni asrama menyebutkan, kebakaran diketahui pertama kali saat kepulan asap terlihat di atap asrama sebelah kiri. Saat itu, dari dalam kepulan asap terlihat api sudah berkobar. Hanya dalam waktu singkat, api dengan cepat membesar dan menjalar ke seluruh bangunan asrama.

Api dengan mudah meludeskan bangunan karena cuaca yang panas terik. Selain itu, api dengan cepat membesar dan merambat karena bangunan asrama lama sebagian besar terbuat dari kayu.

Asap tebal mengepul dari kawasan Asrama Brimob Padang Panjang, Sumbar, yang terbakar, Rabu (9/10/2019). (Foto: iNews/Wahyu Sikumbang)

 

Kebakaran membuat para penghuni asrama panik. Para penguni dibantu warga sekitar berupaya memadamkan api dengan peralatan seadanya. Delapan unit mobil pemadam kebakaran dari Pemkab Padang Panjang, Bukittinggi, Agam, dan Kabupaten Tanah Datar, juga diturunkan ke lokasi kejadian.

Lakhar Pasimin Batalyon-B Pelopor Padang Panjang, Iptu Katijan mengatakan, dari hasil pendataan, ada 12 unit rumah yang terbakar dalam musibah itu. Rumah tersebut dihuni para personel Brimob bersama keluarganya.

“Dari 12 orang personel tersebut, sembilan orang personel di antaranya sedang bertugas di Papua dan Jakarta,” kata Katijan.

Hingga Rabu malam ini, semua istri dan keluarga personel Brimob yang kehilangan rumah telah dievakuasi ke Aula Mako Batalyon B Pelopor Padang Panjang.

Akibat kebakaran itu, para korban mengalami kerugian yang ditaksir mencapai ratusan juta rupiah. Sementara penyebab pasti kebakaran masih belum diketahui dan sedang diselidiki.


Editor : Maria Christina