Banjir 1,5 Meter Terjang 6 Kecamatan di Kota Padang, 3 Orang Hilang

Budi Sunandar ยท Jumat, 02 November 2018 - 21:19 WIB
Banjir 1,5 Meter Terjang 6 Kecamatan di Kota Padang, 3 Orang Hilang

Dua pengendara sepeda motor terjebak banjir yang merendam sejumlah kecamatan di Kota Padang, Sumatera Barat. (Foto: iNews.id/Budi Sunandar)

PADANG, iNews.id - Hujan deras yang mengguyur Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar) sejak Jumat (2/11/2018) siang hingga petang mengakibatkan enam kecamatan terendam banjir hingga setinggi 1,5 meter.

Enam kecamatan yang terendam banjir, yakni Lubuk Kilangan, Lubuk Begalung, Bungus Teluk Kabung, Koto Tangah, Padang Selatan, dan Pauh. Selain tingginya intensitas hujan, banjir juga akibat meluapnya hulu sungai.

Banjir juga mengakibatkan tiga orang hilang akibat terseret arus sungai di kawasan Bungus Barat, Teluk Kabung. Upaya pencarian ketiga korban terus dilakukan petugas gabungan dari Basarnas dan BPBD, serta relawan kebencanaan di sekitar kawasan Jurai Simpang 4 Bungus. Di lokasi ini, satu warga atas nama Jihan (5) hilang akibat terseret arus sungai di belakang rumahnya.

Seorang warga Padang, Aswir mengatakan, banjir yang merendam daerahnya terjadi akibat tingginya intensitas hujan. “Ketinggian air sampai 1,5 meter. Barang-barang terendam semua belum sempat diselamatkan,” kata Aswir.

BACA JUGA: Banjir hingga 1,5 Meter dan Tanah Longsor Melanda Kota Padang

Dia menuturkan, banjir yang merendam wilayahnya ini baru pertama kali terjadi. “Pertama kali air naik sampai di jalan dan masuk ke rumah. Sebelumnya tidak pernah. Ada sekitar 60 KK (kepala keluarga) yang kena banjir,” katanya.



Selain merendam ratusan rumah warga di enam kecamatan, banjir juga mengakibatkan putusnya dua jembatan di kawasan Lubuk Kilangan. Meski demikian, warga belum mengungsi ke tempat yang lebih aman.

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho mengatakan, banjir terjadi di sejumlah titik, seperti Kecamatan Pauh, Kecamatan Padang Utara, Kecamatan Padang Selatan, Kecamatan Bungus Teluk Kabung, Kecamatan Lubuk Begalung, dan Kecamatan Bukuk. 

"Dilaporkan kurang lebih 600 rumah terendam dengan tinggi muka air mencapai 80 sampai 150 sentimeter (cm). Satu jembatan hanyut dan dua jembatan putus," kata Sutopo dalam keterangan persnya, Jumat (2/11/2018). 

Bencana banjir dan tanah longsor diawali dengan hujan deras di bagian hulu dan hilir. "BPBD Kota Padang telah meninjau lokasi kejadian untuk melakukan pendataan dan penanganan darurat," ucapnya. 


Editor : Kastolani Marzuki