Banjir di Limapuluh Kota Makin Parah, Warga Dievakuasi dengan Sampan

Wahyu Sikumbang ยท Senin, 05 November 2018 - 12:29 WIB
Banjir di Limapuluh Kota Makin Parah, Warga Dievakuasi dengan Sampan

Warga dievakuasi dengan sampan akibat banjir yang melanda 7 kecamatan di Kabupaten Limapuluh Kota, Sumbar, hingga Senin (5/11/2018). (Foto: iNews/Wahyu Sikumbang)

LIMAPULUH KOTA, iNews.id – Banjir yang melanda Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatera Barat (Sumbar), semakin parah dan meluas, hingga Senin siang (5/11/2018). Sejumlah warga korban banjir harus dievakuasi dengan sampan ke pengungsian.

Wakil Bupati Limapuluh Kota Ferizal Ridwan menyebutkan, dari 13 kecamatan di kabupaten itu, 7 kecamatan di antaranya sudah terendam banjir. Bencana itu berdampak pada 3.700 kepala keluarga (KK) yang rumahnya terendam. “Daerah yang terendam banjir berada di pinggir aliran sungai-sungai besar yang ada,” kata Ferizal.

Dia mengatakan, banjir terjadi karena hujan yang turun terus-menerus selama tiga hari terakhir hingga Senin pagi tadi. Akibatnya, sungai-sungai yang mengalir di Kabupaten Limapuluh Kota meluap dan membanjiri permukiman warga.

“Curah hujan yang tinggi inilah yang mengakibatkan meluapnya Batang Sinamar, Batang Kapur, Batang Maek, dan Batang Agam. Kami melihat beberapa hari ke depan masih berpotensi hujan,” kata Ferizal.

BACA JUGA:

Hujan Kembali Guyur Kabupaten Limapuluh Kota, Banjir Tambah Parah

Banjir 1,5 Meter Terjang 6 Kecamatan di Kota Padang, 3 Orang Hilang

Sementara menurut warga, beberapa tahun terakhir, banjir terjadi setiap tahun di Kabupaten Limapuluh, khususnya permukiman di pinggir sungai. Dulunya, musibah itu terjadi hanya sekali dalam lima tahun. Ketinggian air pun bertambah parah tiap tahun.

“Rumah saya sekarang banjir tiap tahun. Sebelumnya sekali lima tahunan. Kami tahu akan banjir, tapi hanya bisa menyelamatkan sedikit barang-barang. Pakaian, kain-kain, banyak yang hanyut,” kata korban banjir, Yusnita.


Editor : Maria Christina