Banjir di Padang Telan Korban Jiwa, 2 Anak Hanyut Ditemukan Tewas

Antara, Budi Sunandar ยท Sabtu, 03 November 2018 - 08:09 WIB
Banjir di Padang Telan Korban Jiwa, 2 Anak Hanyut Ditemukan Tewas

Petugas Basarnas dan warga saat mengevakuasi korban hanyut saat peristiwa banjir di Padang, Sumbar. (Foto: iNews/Budi Sunandar)

PADANG, iNews.id – Peristiwa banjir yang terjadi di Padang, Sumatera Barat (Sumbar), menelan korban jiwa. Dua anak hanyut dan ditemukan tewas terseret arus banjir yang disebabkan tingginya intensitas hujan pada Jumat (2/11/2018).

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Padang Edi Hasyimi mengatakan, kedua korban masing-masing ditemukan di wilayah Kelurahan Koto Panjang, Ikua Koto, Kecamatan Koto Tangah, dan di Jurai Simpang 4 Kecamatan Bungus Teluk Kabung, Kota Padang.

Korban pertama ditemukan yakni Pasilah Azzam (7) di Kecamatan Koto Tangah. Saat kejadian dirinya diketahui sedang mandi di sungai. Korban hanyut dan ditemukan meninggal selanjutnya dievakuasi ke puskesmas terdekat. Korban kedua yakni Jihan Melani (2) di Kecamatan Bungus Teluk Kabung.


BACA JUGA:

Begini Detik-Detik Banjir Bandang Hanyutkan Jembatan di Kota Padang

Banjir 1,5 Meter Terjang 6 Kecamatan di Kota Padang, 3 Orang Hilang

Banjir hingga 1,5 Meter dan Tanah Longsor Melanda Kota Padang


“Dua anak jadi korban jiwa. Banjir juga terdampak di enam kecamatan. Yaitu Kecamatan Bungus Teluk Kabung, Lubuk Begalung, Pauh, Lubuk Kilangan, Padang Selatan, dan Padang Utara,” kata Edi, Jumat (2/11/2018).

Curah hujan yang tinggi mengakibatkan seribuan rumah warga digenangi air, dengan tinggi antara 30 centimeter hingga 100 centimeter (Cm). Beberapa kawasan yang digenangi air dengan ketinggian 70 cm hingga 100 Cm yakni Batuang Taba, Gurun Laweh, Seberang Padang.

Volume air yang meningkat juga mengakibatkan putusnya jembatan di Beringin, Kecamatan Lubuk Kilangan, dan di Bungus Timur Lubuk Hitam, Kecamatan Bungus Teluk Kabung.

BPBD telah menyiapkan pendirian tenda darurat bagi warga untuk mengungsi. Selain itu, petugas juga membantu mengevakuasi warga yang terjebak dalam rumah mereka yang terendam banjir hingga 2 meter di daerah Banuaran, Kecamatan Lubuk Begalung.


Editor : Donald Karouw