Belasan Ribu e-KTP Dibakar di Kabupaten Padang Pariaman

Eka Guspriadi ยท Selasa, 18 Desember 2018 - 10:58 WIB
Belasan Ribu e-KTP Dibakar di Kabupaten Padang Pariaman

Belasan ribu e-KTP yang rusak dan invalid dimusnahkan dengan cara dibakar di halaman Pariaman, Sumbar, Selasa (18/12/2018). (Foto: iNews/Eka Guspriadi)

PADANG PARIAMAN, iNews.id – Sebanyak 13.108 keping e-KTP yang invalid atau rusak dimusnahkan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat (Sumbar) di Pariaman, Selasa (18/12/2018).

Pemusnahan e-KTP rusak dengan cara dibakar tersebut sesuai dengan instruksi Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo dan terkait dengan penemuan tiga ribuan e-KTP di pekarangan rumah warga sepekan lalu.


BACA JUGA: Kemendagri Ancam Copot Pejabat Dukcapil Pelanggar SOP Pemusnahan E-KTP


Wakil Bupati Padang Pariaman Suhatri Bur memaparkan, pemusnahan e-KTP itu untuk menghindari penyalahgunaannya. Selain itu, menghindari isu-isu yang tidak baik nantinya di tengah-tengah masyarakat karena dalam waktu dekat akan dilaksanakan Pemilu 2019.

“Dengan pemusnahan e-KTP yang invalid atau rusak ini, maka tidak ada lagi keragu-raguan. Tidak ada yang mengaitkannya dengan proses Pemilu 2019. Kami ingin menghindari kecurigaan-kecurigaan masyarakat terkait hal ini,” kata Suhatri yang ikut menyaksikan pemusnahan e-KTP rusak di halaman Kantor Disdukcapil Padang Pariaman.

BACA JUGA:

Mendagri Tjahjo Kumolo Pastikan E-KTP Rusak Musnah 20 Desember 2018

Soal e-KTP Tercecer, Kemendagri Pastikan Beri Sanksi ASN yang Lalai

Suhatri juga mengingatkan agar ke depan Disdukcapil Padang Pariaman untuk selalu berhati-hati. Jangan sampai kejadian ribuan e-KTP invalid yang tercecer di pekarangan rumah warga sepekan lalu, terulang lagi. Sebab, hal itu bisa menimbulkan kecurigaan masyarakat, terutama terkait dengan Pemilu 2019.

Sementara itu, Kepala Disdukcapil Padang Pariaman Fadhly mengatakan, ribuan e-KTP yang dimusnahkan tersebut merupakan e-KTP yang rusak atau sudah tidak berlaku lagi sejak tahun 2011 sampai 2013. Sementara untuk tiga ribuan KTP yang ditemukan tercecer sepekan lalu di pekarang rumah warga, masih dalam penyelidikan kepolisian setempat.

“KTP itu juga yang sudah tidak berlaku lagi dan sisanya adalah KTP karena perbaikan data,” ujarnya.


Editor : Maria Christina