Bencana Banjir dan Longsor di Pasaman Barat Telan Korban Jiwa, 1 Tewas

Dony Aprian, Eka Guspriadi ยท Jumat, 09 November 2018 - 18:27 WIB
Bencana Banjir dan Longsor di Pasaman Barat Telan Korban Jiwa, 1 Tewas

Banjir menyebabkan jembatan semi permanen rusak di Jorong Lubuk Gobing, Nagari Silaping, Kecamatan Ranah Batahan, Pasaman Barat, Sumbar, Rabu (17/10/2018). (ANTARA FOTO/Muhammad Arif Pribadi)

PASAMAN BARAT, iNews.id – Bencana banjir dan longsor yang melanda Desa Parik, Kecamatan Koto Balingka, Pasaman Barat, Sumatera Barat (Sumbar), kembali menelan korban jiwa. Seorang warga meninggal dan lebih dari 100 kepala keluarga (KK) mengungsi akibat bencana tersebut.

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho mengatakan, datangnya bencana terjadi pada Rabu malam (7/11/2018) pukul 20.00 WIB. Identitas korban tewas diketahui bernama Ahmad (10). Banjir dan longsor juga menyebabkan dua rumah hanyut, satu musala rusak dan dua jembatan gantung rusak berat.

“Penanganan darurat sudah dilakukan dengan melakukan evakuasi, membagikan bantuan, mendirikan dapur umum dan pos darurat,” kata Sutopo dalam keterangan tertulisnya, Jumat (9/11/2018).


BACA JUGA:

2 Warga Tertimbun Longsor di Pariaman Utara Sumbar, 1 Korban Tewas

Banjir Bandang-Longsor di Madina, 1 Orang Tewas dan 77 Rumah Hanyut


Dia mengimbau masyarakat untuk selalu meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan menghadapi banjir, longsor dan puting beliung. Intensitas hujan akan terus meningkat sehingga potensi bencana masih ada.

Masyarkat harus bisa mengantisipasi dengan memperhatikan kondisi lingkungan sekitar. Seperti tidak aktivitas saat cuaca mendung atau hujan. Cermati juga tanda-tanda potensi longsor di sekitar lereng perbukitan.

“Beberapa tanda potensi longsor yakni munculnya retakan, rembesan atau mata air, pohon miring dan lain sebagainya,” ujarnya.

Longsor di Pariaman

Diketahui, bencana Longsor juga terjadi di Kota Pariaman, tepatnya di Desa Sintuak Nareh Kecamatan Pariaman Utara, Jumat (9/11/2018) pukul 05.53 WIB. Longsoran lereng bukit menerjang rumah warga di bawahnya.

Dalam peristiwa ini, satu orang meninggal dunia atas nama Sawitri (23), sedangkan dua korban lainnya luka-luka yakni Sri Wahyuni (16) dan Sharial (52). Para korban rumah terdampak longsor merupaksan satu keluarga. Korban meninggal dunia telah dimakamkan yang terluka saat ini menjalani perawatan di rumah sakit terdekat.


Editor : Donald Karouw