Berduaan di Kamar, Janda 63 Tahun dan Pria 51 Tahun Diserahkan Warga Pariaman ke Satpol PP

Eka Guspriadi ยท Rabu, 27 November 2019 - 10:28 WIB
Berduaan di Kamar, Janda 63 Tahun dan Pria 51 Tahun Diserahkan Warga Pariaman ke Satpol PP

Petugas Satpol PP meminta keterangan dari perempuan yang digerebek bersama laki-laki di sebuah rumah, di Kantor Dinas Satpol PP Pariaman, Sumbar, Rabu (27/11/2019). (Foto: iNews/Eka Guspriadi)

PARIAMAN, iNews.id – Warga Alai Galombang, Kota Pariaman, Sumatera Barat (Sumbar), menggerebek pasangan perempuan berusia 63 tahun dan laki-laki 51 tahun di sebuah rumah di daerah itu, Rabu dini hari (27/11/2019. Pasangan tersebut ditemukan berduan dalam kamar rumah dan diduga berbuat mesum.

Warga selanjutnya menyerahkan pasangan itu Kantor Satuan Pamong Praja (Satpol PP) setempat. Laki-laki yang digerebek, berinisial A, mengaku tinggal di Baso, Kabupaten Agam. Sementara perempuan berinisial UT itu tinggal di daerah Alai Gelombang.

Menurut warga, penggerebekan berawal dari kecurigaan mereka. Warga melihat ada seorang laki-laki paruh baya bertamu ke rumah UT yang diketahui sudah janda, hingga larut malam.

 

BACA JUGA:

Viral, Pria di Banyuwangi Beradegan Mesum di Ruangan ATM Jadi Tontonan Warga

Istri Selingkuh dengan Polisi, Sopir di Surabaya Melapor ke Propam

 

Warga lalu menggerebek rumah tersebut sekitar pukul 01.00 WIB. Saat pengerebekan, warga menemukan keduanya berada di dalam kamar. Si laki-laki ditemukan memakai kain sarung sedangkan yang perempuan menggunakan daster.

“Keterangan sementara, memang ketua pemuda Alai Gelombang ini mendapati mereka berdua-duaan di dalam kamar. Yang laki-laki memakai kain sarung dan yang perempuan memakai daster. Cuma apakah mereka melakukan asusila, belum bisa kami pastikan,” kata penyidik Satpol PP Pemkab Pariaman Alrinaldi, Rabu (27/11/2019).

Alrinaldi mengatakan, dari keterangan yang mereka peroleh, sebelum menginap, pasangan tersebut sempat makan dan mencari penginapan. Namun, mereka ditolak pihak hotel karena alamat KTP berbeda dengan pengakuannya kepada petugas.

Pelaku berinisial UT beralamat Alai Galombang. Kota Pariaman dengan laki laki inisial A mengaku tinggal di Baso, Kabupaten Agam. Namun, alamat di KTP-nya, laki-laki itu beralamat di Jatinegara, Jakarta Timur. Dari pengakuan tersangka, mereka baru kenal sebulan yang lalu melalui media sosial. Ini merupakan pertemuan mereka pertama kalinya.

Dalam kasus tersebut, keduanya dikenakan tindak pidana ringan atau tipiring karena melanggar Peraturan Daerah (Perda) Kota Pariaman tentang Maksiat. Namun, kasus ini juga bisa dilanjutkan ke ranah hukum yang lebih tinggi jika ada laporan dari istri pihak laki-laki.


Editor : Maria Christina