BPBD Agam Deteksi 12 Titik Rawan Longsor di Jalur Bukittinggi-Pasaman

Antara ยท Kamis, 15 November 2018 - 13:53 WIB
BPBD Agam Deteksi 12 Titik Rawan Longsor di Jalur Bukittinggi-Pasaman

Ilustrasi. (Foto: Istimewa)

LUBUKBASUNG, iNews.id - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Agam, Sumatera Barat (Sumbar) mendeteksi ada sebanyak 12 titik potensi tanah longsor. Lokasi itu ada di ruas jalan nasional yang menghubungkan Kota Bukittinggi menuju Pasaman.

"Ini berdasarkan pendataan yang kami lakukan beberapa hari lalu setelah tanah longsor melanda daerah awal November 2018," kata Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Agam Wahyu Bestari di Lubukbasung, Kamis (15/11/2018).

Menurutnya, titik potensi tanah longsor itu ada di sepanjang Kecamatan Palupuh, Agam. Longsoran berpotensi menimbun saluran air dan badan jalan apabila curah hujan cukup tinggi melanda daerah tersebut.


BACA JUGA:

Tanah Longsor Terjadi di Bengkulu, Jalan Poros 2 Kecamatan Putus Total

SAR Evakuasi Korban Keempat Longsor di Nias Selatan, 3 Belum Ditemukan


Dengan kondisi itu, maka arus transportasi yang menghubungkan Bukittinggi menuju Pasaman atau Sumatera Utara (Sumut) akan terganggu. Apalagi sebelumnya juga terjadi bencana longsor di kilometer (Km) 20, Jorong Mudik, Nagari Koto Rantang, Kecamatan Palupuh, pada Rabu (15/11) pukul 19.00 WIB. Akibat kejadian itu, akses jalan lumpuh dan tak bisa dilewati kendaraan.

Sebelumnya, tanah longsor juga melanda Sipisang, Nagari Nan Tujuh, Kecamatan Palupuh, Minggu (11/11). Musibah ini mengakibatkan badan jalan nasional tertimbun longsor dengan panjang 25 meter dan tinggi lima meter. "Jalan nasional itu sering dilanda tanah longsor apabila curah hujan cukup tinggi," ucapnya.

Dengan kondisi tersebut, BPBD mengimbau pengendara untuk meningkatkan kewaspadaan saat melewati daerah itu ketika curah hujan tinggi agar tidak menimbulkan korban jiwa. Selain itu juga berkoordinasi dengan Balai Jalan Nasional untuk membuang potensi tanah longsor dengan mengerahkan alat berat.

"Saat ini pembersihan material masih berjalan di 12 titik itu dan berharap dalam waktu dekat selesai dilakukan," katanya.


Editor : Donald Karouw