Caleg Perempuan di Sumbar Ditangkap saat Nyabu dengan 2 Pria

Budi Sunandar ยท Selasa, 16 Oktober 2018 - 12:13 WIB
Caleg Perempuan di Sumbar Ditangkap saat Nyabu dengan 2 Pria

Tersangka Eka yang juga caleg bersama dua tersangka pengedar sabu di Mapolres Tanah Datar, Sumbar. (Foto: iNews/Budi Sunandar)

TANAH DATAR, iNews.id – Seorang calon legislatif (caleg) perempuan di Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat (Sumbar), ditangkap polisi karena kedapatan mengonsumsi sabu bersama pengedar sabu. Dari tersangka, petugas mengamankan dua paket sabu. Polisi berkoordinasi dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU) agar menghapus tersangka dari Daftar Caleg Tetap (DCT).

Petugas Satres Narkoba Polres Tanah Datar menggerebek tersangka di rumah kontrakan di daerah Kecamatan Lintau Buo Utara, Kabupaten Tanah Datar. Polisi sebelumnya mendapat nformasi dari masyarakat terkait transaksi narkoba di rumah tersebut.

Kapolres Tanah Datar AKBP Bayu Aji memaparkan, dalam penggerebekan pada Kamis, 11 Oktober 2018 itu, petugas mendapati tersangka bernama Eka (46), tengah mengonsumsi sabu. Dia juga bertransaksi sabu dengan seorang pengedar bernama Awe dan Budi yang selama ini menjadi target operasi petugas.

”Saat melakukan penggerebekan, ada seorang wanita dan dua orang pria. Yang wanita itu sedang menggunakan narkoba, yang satunya tidur. Penggeledahan disaksikan oleh wali Jorong,” kata Bayu Aji, Senin (15/10/2018).

BACA JUGA: 

Nyabu dengan Wanita di Hotel, Anggota Dewan Sumba Barat Daya Ditangkap

Hendak Nyabu dan Bawa Narkoba, Oknum PNS Gowa Ditangkap Polisi

Bayu mengatakan, perempuan yang sedang mengonsumsi sabu tersebut belakangan diketahui seorang caleg dari sebuah parpol ternama yang terdaftar di Daftar Caleg Tetap (DCT) untuk Daerah Pemilihan (Dapil) Tanah Datar. Namun, dia tidak menyebutkan nama parpolnya.

“Sementara kami belum bisa menyebutkan partainya. Yang jelas ibu itu caleg. Kami memiliki SKCK-nya (surat keterangan catatan kepolisian). Yang jelas dia pemakai dan berada di rumah pengedar,” kata Bayu.

Dalam penggerebekan itu, petugas mengamankan satu paket sedang sabu dan satu paket kecil sabu yang disembunyikan di casing telepon seluler (ponsel) tersangka. Bersama barang bukti, ketiga tersangka langsung digelandang ke Mapolres Tanah Datar untuk dilakukan proses hukum lebih lanjut.

Bayu mengatakan, AKBP Bayu Aji mengatakan, atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan Pasal 112 dan 114 ayat 2 Undang-Undang (UU) Nomor 35 Tahun 2009 tentang Penyalahgunaan Narkotika dengan ancaman hukuman minimal 5 tahun penjara atau hukuman mati.

Polisi juga akan mendatangi Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) terkait caleg yang tertangkap menggunakan narkoba itu. “Kami nanti koordinasi dengan KPU dan Bawaslu untuk menarik ibu ini dari daftar caleg untuk Pemilu nanti,” katanya.

Sementara tersangka Eka mengakui dia caleg untuk Pemilu Legislatif (Pileg) 2019 nanti dari Dapil 1 Tanah Datar. “Iya, saya caleg. Saya ditangkap lagi make sabu. Saya make sabu belum lama,” katanya.


Editor : Maria Christina