Curah Hujan Tinggi, Padang Pariaman Dilanda Banjir Bandang

Antara ยท Senin, 24 September 2018 - 21:51 WIB
Curah Hujan Tinggi, Padang Pariaman Dilanda Banjir Bandang

Ilustrasi banjir bandang. (Foto: Okezone)

Facebook Social Media Twitter Social Media Google+ Social Media Whatsapp Social Media

PADANG PARIAMAN, iNews.id - Banjir bandang melanda Kecamatan V Koto Kampung Dalam, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu, namun sejumlah sapi dan kerbau milik warga hanyut terbawa banjir. Selain itu, satu jembatan rusak parah diterjang derasnya air.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Padang Pariaman, Budi Mulya mengatakan, peristiwa banjir bandang itu terjadi sekitar pukul 17.00 WIB akibat tingginya curah hujan di hulu Sungai Batang Nareh.

"Saat ini kami sedang mengevakuasi warga yang dikhawatirkan menjadi korban dampak dari banjir," katanya di Padang Pariaman, Senin (24/9/2018).

Dia menyebutkan, sebanyak tiga kepala keluarga (KK) di Korong Pulau Batam, Nagari Sukucue Tangah dievakuasi akibat banjir bandang.

Kendati banjir sudah mulai surut, pihaknya khawatir sewaktu-waktu bisa saja arus sungai membesar karena dimungkinkan terjadinya hujan lebat. Oleh karena itu, Budi mengimbau warga di bantaran Sungai Batang Nareh untuk meningkatkan kewaspadaan.

Menurut Budi, pihaknya beserta Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Padang Pariaman telah mendirikan tenda untuk mendukung evakuasi korban.

Meski tidak ada korban jiwa, lanjutnya, akibat banjir tersebut sembilan ekor sapi dan kerbau hanyut. "Selain itu sebuah jembatan rusak Lubuak Tanah," ujarnya.

Budi mengatakan karena peristiwa di daerah itu sering terjadi. Pada Selasa (25/9/2019) besok, Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Padang Pariaman akan datang untuk melihat kondisi sungai guna menentukan langkah penangangan lebih lanjut.

"Tujuannya agar sungai tersebut diluruskan sehingga tidak terjadi hal serupa di kemudian hari, tidak seperti sekarang yang berkelok-kelok," katanya.

Hingga berita ini diturunkan, evakuasi terhadap warga setempat masih berlangsung. Belum ada informasi pasti mengenai kerugian akibat peristiwa banjir bandang itu.


Editor : Himas Puspito Putra