Dianiaya 16 Temannya, Santri di Tanah Datar Koma Berhari-hari

Sindonews, Wahyu Sikumbang ยท Rabu, 13 Februari 2019 - 16:59 WIB
Dianiaya 16 Temannya, Santri di Tanah Datar Koma Berhari-hari

Korban TR yang koma setelah dianiaya 16 orang temannya. (Foto: iNews/Wahyu Sikumbang).

TANAH DATAR, iNews.id - Seorang remaja yang juga santri di sebuah pondok pesantren (ponpes) Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat (Sumbar), menjadi dianiaya 16 orang teman satu kamarnya. Korban kini dalam kondisi kritis dan tidak sadarkan diri di Rumah Sakit Umum Pusat M Djamil Padang.

Aksi kekerasan ini terjadi ponpes di Jalan Raya Padang Panjang – Bukittinggi, Kecamatan Sepuluh Koto. Korban, TR (17) dituding mencuri uang dan ponsel milik seorang temannya.

Kapolsek Sepuluh Koto, AKP Rita Suryanti mengatakan, peristiwa ini terjadi pada Minggu (10/2/2019) lalu di kamar asrama pria. Dugaan penganiayaan ini dilakukan secara bersama-sama, dan bergantian.

"Korban dituduh mencuri uang dan ponsel," kata Rita saat melakukan olah TKP di pondok pesantren tersebut, Rabu (13/2/2019).

Setelah dikeroyok, TR pun dilarikan ke rumah sakit dalam kondisi koma. Keluarga korban pun melaporkan dugaan penganiayaan ini ke polisi setelah dua hari kejadian berlangsung.

Kepada polisi paman korban, Deni Susendra (50) mengatakan, dari keterangan dokter keponakannya masih dalam kondisi kritis. Dia belum sadar lantaran mengalami geger otak dan pembocoran pada paru-paru.

"Tubuh korban juga terdapat banyak luka lebam," ujar dia.

Polisi mengamankan sepasang sepatu yang menjadi barang bukti dugaan penganiayaan tersebut. Korban, kata Rita, diduga dianiaya menggunakan alas kaki tersebut.


Editor : Andi Mohammad Ikhbal