DPO Kasus Korupsi, Mantan Bupati Dharmasraya Diciduk di Bandara Soeta

Antara ยท Jumat, 28 September 2018 - 16:13 WIB
DPO Kasus Korupsi, Mantan Bupati Dharmasraya Diciduk di Bandara Soeta

Ilustrasi penangkapan. (Foto: Okezone)

PADANG, iNews.id - Mantan Bupati Dharmasraya, Marlon Martua ditangkap tim Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumatera Barat (Sumbar) di Bandara Soekarno-Hatta, Kota Tangerang, Banten, Kamis (27/9/2018) malam. Terpidana kasus korupsi pengadaan lahan pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sungai Dareh itu kemudian dibawa ke Padang, Jumat (28/9/2018).

"Marlon langsung dibawa dari Jakarta ke Padang, Jumat pagi. Tiba di Bandara Internasional Minangkabau sekitar pukul 07.35 WIB," kata Asisten Pidana Khusus Kejati Sumbar, Prima Idwan Mariza di Padang, Jumat (28/9/2018).

Sebelumnya, tim intel Kejaksaan Agung RI bersama tim Kejaksaan Tinggi Sumatera Barat pada hari Kamis (27/9/2018 menangkap Marlon di Bandara Soekarno-Hatta, sekitar pukul 21.00 WIB. Marlon sebelumnya masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) Kejaksaan Negeri Dharmasraya, Sumbar.

"Tidak ada perlawanan dari yang bersangkutan ketika ditangkap," kata Prima.

Marlon Martua diketahui merupakan Bupati Dharmasraya periode 2005-2010. Dia tersandung kasus pengadaan lahan pembangunan RSUD Sungai Dareh pada tahun anggaran 2009. Dalam perjalanan kasusnya, Marlon awalnya divonis hukuman penjara satu tahun di tingkat Pengadilan Negeri Padang pada tahun 2015.

Vonis yang dijatuhkan itu lebih ringan daripada tuntutan jaksa yang menuntut dengan hukuman tiga tahun penjara dan denda sebesar Rp200 juta subsider 6 bulan kurungan. Dari putusan pengadilan tingkat pertama itu, jaksa kemudian melakukan upaya banding hingga tingkat kasasi.

Mahkamah Agung akhirnya mengeluarkan putusan pada tanggal 12 April 2017. Putusan ini memperberat hukuman bagi Marlon menjadi 6 tahun dan denda Rp200 juta subsider 6 bulan penjara.


Editor : Himas Puspito Putra