Harga Tiket Meroket, Penumpang Pesawat di Padang Turun 3.000 Orang

Antara ยท Minggu, 20 Januari 2019 - 17:32 WIB
Harga Tiket Meroket, Penumpang Pesawat di Padang Turun 3.000 Orang

Ilustrasi penumpang pesawat. (Foto: Okezone)

PADANG, iNews.id - Kenaikan harga tiket pesawat membuat jumlah penumpang pengguna jasa angkutan udara di Bandara Internasional Minangkabau di Padang Pariaman berkurang drastis. Berdasarkan data yang dihimpun dari PT Angkasa Pura II, jumlahnya tiap hari berkurang hingga 3.000 orang.

"Pergerakan penumpang saat ini untuk kepergian dan kepulangan hanya sekitar 7.000 penumpang, turun dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang mencapai 11.000 penumpang," kata Humas PT Angkasa Pura II BIM Fendrick Sondra di Padang, Minggu (20/1/2019).

Dia menyebutkan, pada 18 Januari 2019 total penerbangan regional yang datang dan pergi sebanyak 29 pesawat dengan jumlah pergerakan penumpang 8.657 orang.
"Untuk tingkat keterisian penumpang untuk keberangkatan mencapai 88,92 persn dan kedatangan 74,14 persen," ujar dia.

Sementara pada 19 Januari 2019 jumlah pergerakan penumpang mencapai 7.795 orang. Dengan perincian tiba 3.356 penumpang dan berangkat 3.202 orang. Sementara tingkat keterisian pesawat sebesar 87,03 persen untuk kedatangan dan 82,08 persen untuk kepulangan.

"Ini merupakan tantangan bagi kita semua, khususnya bagi dunia pariwisata Sumbar, apakah terpengaruh atau tidak tentunya harus siap dan semoga pulih ke keadaan sebelumnya," kata dia.

Dia berharap ini merupakan mekanisme bisnis yang tidak berlangsung lama.

Sementara berdasarkan pengecekan harga tiket pesawat pada Minggu (20/1/2019) siang di salah satu situs online, untuk rute Padang-Jakarta kelas ekonomi keberangkatan pada 28 Januari 2018 kategori maskapai berbiaya murah, harga tiket mencapai Rp1.23 juta atau naik dibanding kondisi normal yang hanya sekitar Rp700.000

Pada sisi lain jumlah penumpang bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) dengan rute Padang-Jakarta mengalami peningkatan hingga 70 persen dalam dua pekan terakhir.

"Kalau melihat dari data penumpang ada peningkatan dari Januari 2019, dengan peningkatan hingga tujuh puluh persen dibandingkan sebelumnya," kata Kepala Staf perusahaan bus PT Naikilah Perusahaan Minang (NPM) Perwakilan Padang, Heru Wanda.

Dia mengatakan, dengan meningkatkan jumlah penumpang tersebut pihak perusahaan menambah keberangkatan bus. Sebelumnya dalam sehari pihak NPM memberangkatkan dari Sumbar setidaknya tiga atau empat unit bus, dengan rincian dua bus AC, dan dua bus ekonomi. Sedangkan saat ini dalam sehari pihaknya memberangkatkan hingga tujuh unit dari kelas AC, dan ekonomi.


Editor : Himas Puspito Putra