Kelelahan Jaga Kotak Suara, Petugas Linmas Dilarikan ke Rumah Sakit

Wahyu Sikumbang ยท Minggu, 21 April 2019 - 10:41 WIB
Kelelahan Jaga Kotak Suara, Petugas Linmas Dilarikan ke Rumah Sakit

Nilawati menunggu suaminya, Erwin Marajo, petugas Linmas yang pingsan karena kelelahan bertugas saat Pemilu 2019, di RS Islam Ibnu Sina/ Yarsi Kota Bukittinggi, Sumbar, Minggu (21/4/2019). (Foto: iNews/Wahyu Sikumbang)

BUKITTINGGI, iNews.id – Seorang petugas perlindungan masyarakat (Linmas) di Kecamatan Aur Birugo Tigobaleh, Kota Bukittinggi, Sumatera Barat (Sumbar), pingsan dan dilarikan ke Rumah Sakit Islam Ibnu Sina/ Yarsi. Korban Erwin Marajo (46) diduga kelelahan menjaga kotak suara Pemilu 2019.

Menurut istri korban, Nilawati, stamina korban menurun karena telah lima hari terakhir sibuk untuk persiapan, hari H, hingga usai Pemilu 2019. Korban bekerja sejak satu hari sebelum hari pemungutan suara Pemilu 2019, hingga Sabtu pagi (20/4/2019).

Sehari sebelum hari pencoblosan, Erwin mengawal pendistribusian logistik dan kotak suara dari gudang penyimpanan Komisi Pemilihan Umum (KPU) ke kelurahan hingga tempat pemungutan suara (TPS).

BACA JUGA:

3 Petugas PPK dan KPPS di Jateng Keguguran karena Kelelahan

Diduga Kelelahan, Anggota Satreskrim Polres Dairi Meninggal Dunia

Setelah pencobosan selesai di TPS, Erwin bersama petugas Linmas lain mulai nonstop menjaga kotak suara hingga penghitungan suara di tingkat kecamatan pada Jumat malam (19/4/2019). Sabtu paginya sesampai di rumah, Erwin mengaku lelah kepada istrinya. Badannya terasa capek.

“Dinas jam 11 malam, pulang jam setengah 8 pagi. Badannya capek katanya. Saya kerok karena mungkin masuk angin. Sorenya dia pusing dan keluar keringat dingin besar-besar. Wajahnya pucat dan pingsan. Langsung kami larikan ke Yarsi,” kata Nilawati.

Setelah mendapat perawatan medis di UGD, Erwin dibawa ke ruang ICU karena butuh penanganan medis yang lebih intensif. Istri korban mengatakan, hasil diagnosa dokter menyebutkan korban sakit jantung.


BACA JUGA: Update Real Count KPU: Jokowi-Ma'ruf 54,26%, Prabowo-Sandi 45,74%


Erwin bukan satu-satunya yang mengalami kondisi seperti itu. Hal ini juga dirasakan banyak para petugas yang terlibat langsung dalam proses persiapan, hari H, hingga pascapemungutan suara Pemilu 2019.

Ketua Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) 2 Campago Ipuah, Kecamatan Mandiangin Koto Selayan, Yoni mengatakan, saat proses rekapitulasi suara di Kantor Camat Mandiagin Koto Selayan, Sabtu malam, stamina anggotanya sudah mulai terlihat turun. Mereka kelelahan karena harus bekerja keras.

“Di TPS tempat saya, stamina anggota waktu itu di TPS memang sudah terlihat agak drop. Bahkan, anggota saya sempat sakit satu orang dan alhamdulilah sekarang sudah sembuh dan fit kembali. Saya pribadi sudah dua hari di sini. Insyaallah akan kita usahakan jaga stamina,” kata Yoni.

Sementara itu, proses rekapitulasi peroleh suara Pemilu 2019 di Kota Bukittinggi hingga Sabtu malam masih dilakukan di tingkat kecamatan. Banyaknya lembaran surat suara membuat proses perekapan diperkirakan baru akan selesai dalam dua hari ke depan.


Editor : Maria Christina