Kepulauan Mentawai Diguncang Gempa Bumi 52 Kali Sepanjang Sabtu

Antara, Ilma De Sabrini ยท Sabtu, 02 Februari 2019 - 23:59 WIB
Kepulauan Mentawai Diguncang Gempa Bumi 52 Kali Sepanjang Sabtu

Ilustrasi gempa bumi. (Foto: Okezone)

PADANG, iNews.id – Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat (Sumbar), diguncang gempa bumi hingga puluhan kali sepanjang Sabtu sore (2/2/2019) hingga malam. Bahkan, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat ada 52 gempa yang mengguncang kawasan ini hingga pukul 21.00 WIB.

“Dari 52 gempa tersebut, sebanyak enam gempa dengan kekuatan di atas 5 Skala Richter (SR) dan 46 lainnya di bawah 5 Skala Richter,” kata Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Rahmat Triyono.

Rahmat menjelaskan, memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenter, gempa bumi yang terjadi termasuk dalam klasifikasi dangkal akibat aktivitas subduksi Lempeng Indo-Australia ke bawah Lempeng Eurasia, tepatnya di zona Megathrust. Ini merupakan zona subduksi lempeng yang berada di Samudera Hindia sebelah barat Sumatera.

“Konvergensi kedua lempeng tersebut membentuk zona subduksi yang menjadi salah satu kawasan sumber gempabumi yang sangat aktif di wilayah Sumatera. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi ini dipicu oleh penyesaran naik,” katanya.

BACA JUGA:

Gempa Bumi Susulan 5 SR Kembali Guncang Kepulauan Mentawai Sabtu Malam

Mentawai Diguncang Gempa 4 Kali, Warga Padang Panik Berhamburan Keluar

Guncangan gempa bumi ini dilaporkan dirasakan di daerah Padang Panjang, Bukittinggi, Solok II-III MMI Padang, Pariaman, Painan III-IV dan Kepulauan Mentawai di kawasan Tua Pejat, Pagai Selatan dalam skala IV-V MMI. “Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa bumi tersebut. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa bumi tidak berpotensi tsunami,” ujarnya.

Salah seorang warga Pesisir Selatan Joni mengatakan gempa dirasakan cukup keras di Surantih. Sedangkan warga Padang, Andri mengatakan, gempa dirasakan cukup kuat di kawasa Lubuk Begalung Padang.

Sementara berdasarkan pantauan di jalan raya di Padang, aktivitas masyarakat tetap berjalan normal. Namun, sebelumnya warga sempat panik dan berhamburan keluar dari sejumlah gedung saat gempa mengguncang, Sabtu sore.


Editor : Maria Christina