Longsor Dibersihkan, Jalur Padang-Solok Bisa Dilalui dengan Buka Tutup

Budi Sunandar ยท Jumat, 14 Desember 2018 - 16:19 WIB
Longsor Dibersihkan, Jalur Padang-Solok Bisa Dilalui dengan Buka Tutup

Petugas gabungan membersihkan material longsor yang menutupi Jalinsum di kawasan Panorama Dua, Kecamatan Lubuk Kilangan, Padang, Sumbar, Jumat (14/12/2018). (Foto: iNews/Budi Sunandar)

PADANG, iNews.id – Jalur Kota Padang-Kabupaten Solok, Sumatera Barat (Sumbar), kini sudah bisa dilalui dengan sistem buka tutup, sejak Jumat siang (14/12/2018). Petugas gabungan dari Basarnas, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Polresta Padang, membersihkan material longsor di kawasan Panorama Dua, Kecamatan Lubuk Kilangan, sejak pagi.

Hingga Jumat sore, pembersihan material lumpur yang menutupi badan jalan terus dilakukan, dibantu dengan alat berat dari Dinas Pekerjaan Umum (PU) dan PT Semen Padang. Tim juga menggunakan satu unit mobil pemadam kebakaran yang bertahan di lokasi.

 

Jalur Kota Padang-Kabupaten Solok, Sumbar, kini bisa dilalui dengan sistem buka tutup setelah material longsor dibersihkan. (Foto: iNews/Budi Sunandar)


Namun, untuk sementara lokasi ini baru bisa bisa dilalui oleh pejalan kaki dan kendaraan roda dua dengan sistem buka tutup satu jalur. Sementara untuk kendaraan roda empat belum bisa lewat karena kendaraan besar yang berada di dua arah di jalur ini masih menumpuk.

Kapolresta Padang Kombes Pol Yulmar Trihimawan, mengatakan, tim gabungan akan berusaha agar seluruh material longsor bisa dibersihkan hari ini. Sistem buka tutup dari Padang-Solok maupun sebaliknya akan terus diberlakukan hingga arus lalu lintas berangsur pulih dan aktivitas masyarakat tidak terganggu.

“Tentu terjadi macet dan penyendatan di beberapa titik. Akan tetapi kami fokus untuk segera membersihkan material longsor ataupun hambatan di jalan hari ini secepatnya,” kata Yulmar Trihimawan.

BACA JUGA:

Jalinsum Padang-Jambi Kembali Longsor, 4 Mobil Tertimpa dan 1 Tewas

5 Korban Longsor Susulan di Jalinsum Padang-Jambi Dievakuasi

Dia juga mengatakan, peristiwa longsor ini terjadi akibat tingginya intensitas hujan yang mengguyur Kota Padang sejak Kamis petang kemarin (13/12/2018) hingga Jumat subuh. Dua unit mobil bus antarprovinsi dan truk bermuatan batubara nyaris terjun ke jurang akibat diterjang longsor. Satu unit minibus jenis Kijang Innova tertimbun oleh material lumpur.

“Seluruh penumpang alhamdulillah bisa kami selamatkan, baik dari bus maupun truk. Namun, satu orang lainnya, pengemudi Innova meninggal dunia di rumah sakit, dua dalam perawatan,” kata Yulmar Trihimawan.

Sementara itu petugas gabungan Basarnas, BPBD, dan tim relawan kebencanaan memastikan tidak ada lagi korban jiwa baik yang meninggal atau terjepit di area longsor. Dia mengingatkan masyarakat tetap waspada karena kemungkinan besar masih akan terjadi longsor susulan.

“Kami memperkirakan ada 10 titik yang berpotensi longsor,” kata Komandan Regu (Danru) Basarnas Kota Padang, Riko.


Editor : Maria Christina