Minta Uang Paksa dan Tak Diberi, Pengamen Jalanan Keroyok Mahasiswa di Padang

Budi Sunandar ยท Selasa, 07 Mei 2019 - 17:04 WIB
Minta Uang Paksa dan Tak Diberi, Pengamen Jalanan Keroyok Mahasiswa di Padang

Penyidik saat mengecek motor milik korban yang dirusak para pengamen jalanan pelaku pengeroyokan. (Foto: iNews/Budi Sunandar)

PADANG, iNews.id – Seorang mahasiswa menjadi korban pengeroyokan sekelompok pengamen jalanan di kawasan Ruang Terbuka Hijau Lapangan Imam Bonjol, Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar), Selasa (7/5/2019). Satu dari 10 pelaku ditangkap polisi.

Informasi yang dirangkum iNews, kejadian ini berawal saat korban bernama Albert yang berstatus sebagai mahasiswa salah satu perguruan tinggi swasta di Kota Padang sedang istirahat di kawasan RTH tersebut. Dia kemudian didatangi empat pengamen yang meminta uang Rp10.000. Korban pun lantas memberikannya.

Tak lama kemudian datang lagi enam pengamen dan kembali meminta uang. Kali ini korban tak berikan hingga berujung cekcok dan penganiayaan tersebut. Akibatnya korban mengalami luka memar di bagian wajah dan kepala usai dikeroyok 10 pengamen jalanan. Tak hanya itu, motor korban pun turut dirusak para pelaku.

BACA JUGA: Pemuda Bertato Ditemukan Tewas Mengambang dan Membusuk di Sungai Lamongan

“Mereka membawa batu dan coba melempari saya. Saya kabur dan motor tertinggal di lokasi. Mereka kemudian merusaknya. Padahal saya biasa main voli di lapangan itu, baru kali ini ada kejadian seperti itu,” ujar Albert di Mapolresta Padang.

Atas kejadian tersebut, korban selanjutnya membuat laporan polisi. Sementara polisi menangkap satu dari 10 pelaku penggeroyokan. Pelaku lainnya kini dalam pengejaran petugas.

Kasus ini merupakan tindakan kejahatan dengan modus baru yang dilakukan sejumlah preman dengan berpura-pura menjadi pengamen jalanan. Mereka meminta uang paksa dan memalak warga. Jika tak diberikan uang, mereka menjadi beringas.


Editor : Donald Karouw