Pasangan Gay Mahasiswa dan Dosen di Padang Digerebek Berduaan di Rumah Kontrakan

Budi Sunandar ยท Senin, 02 September 2019 - 11:32 WIB
Pasangan Gay Mahasiswa dan Dosen di Padang Digerebek Berduaan di Rumah Kontrakan

Pasangan sejenis yang digerebek warga diamankan di Mapolsek Koto Tangah, Kota Padang, Sumbar, Senin (2/9/2019). (Foto: iNews/Budi Sunandar)

PADANG, iNews.id – Pasangan gay mahasiswa dan dosen di Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar), digerebek warga saat berduaan di sebuah rumah kontrakan, kompleks Perumahan Abde Lubuk Buaya, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, Senin pagi (2/9/2019). Untuk menghindari amuk massa, kedua pasangan sejenis ini diamankan ke Mapolsek Koto Tangah.

Informasi dari polisi, keduanya yakni, ZF yang berprofesi sebagai dosen di Fakultas Ilmu Bahasa Universitas Muhammadiyah Padang. Sementara pasangannya, AF, yang tercatat sebagai mahasiswa Fakultas Teknik di Universitas Putra Indonesia Padang.

Warga menggerebek rumah kontrakan itu karena sudah lama curiga kepada keduanya. Selama ini, warga sudah menduga keduanya berpacaran. Setelah menggerebek rumah itu, warga ternyata mendapati pasangan kekasih ini sedang berduaan di dalam kamar. Menurut warga, keduanya sedang berbuat mesum.

BACA JUGA:

Penipu Jenis Kelamin di OKU Sumsel Dibebaskan, Korban yang Gagal Menikah Trauma

Kenal di FB, Gadis asal OKU Gagal Nikah karena Calon Suami Ternyata Perempuan

Petugas Polsek Koto Tangah yang mendapat informasi dari warga langsung ke lokasi. Polisi lalu mengamankan keduanya ke mapolsek untuk menghindari mereka menjadi korban amukan massa.

Kapolsek Koto Tangah Kompol Joni Darmawan mengatakan, dari pemeriksaan sementara, polisi menemukan banyak konten dan video porno pasangan sejenis di telepon seluler (ponsel) kedua orang tersebut.

“Di kedua ponsel mereka, memang ada film-film porno pasangan sejenis. Kami juga mengamankan kunci motor pasangan ini dan kunci rumah yang sebelumnya diamankan warga,” kata Joni.

Joni mengatakan, dari hasil interogasi, keduanya mengaku sebagai pasangan gay. Untuk proses penyelidikan lebh lanjut, kedua pelaku ditahan di Mapolsek Koto Tangah. “Keduanya terancam dijerat dengan Pasal 284 KUHP tentang Perbuatan Asusila,” kata Kompol Joni Darmawan.


Editor : Maria Christina