Pasar Ibuh Payakumbuh Raih Standar Nasional dari BSN

Antara ยท Rabu, 05 Desember 2018 - 23:10 WIB
Pasar Ibuh Payakumbuh Raih Standar Nasional dari BSN

Suasana pasar tradisional (ilustrasi). (Foto: iNews.id/Dok.)

PAYAKUMBUH, iNews.id – Pasar Ibuh Payakumbuh, Sumatera Barat, hari ini diresmikan sebagai pasar tradisional berstandar nasional (SNI) oleh Badan Standardisasi Nasional (BSN). Dengan begitu, Pasar Ibuh menjadi pasar tradisional pertama dan satu-satunya saat ini di Sumatera yang berhasil meraih predikat tersebut.

“Sebagai pasar bersertifikat standar nasional, artinya pasar ini telah memenuhi semua kriteria pasar tradisional berstandar SNI dan tentu akan menggairahkan jual beli di Pasar Ibuh,” ujar Kepala Dinas Koperasi dan UKM Payakumbuh, Dahler, Rabu (5/12/2018).

Sekretaris Utama Badan Standardisasi Nasional (BSN), Puji Winarni mengatakan, Pasar Ibuh termasuk 30 Pasar Tradisional ber-SNI se-Indonesia dan pertama di Sumatera. “Penilaian meliputi; persyaratan umum, persyaratan manajemen dan persyaratan teknis. Persyaratan teknis, bagaimana sebuah pasar rakyat itu bebas dari bahan berbahaya yang dijual di pasar, adanya pemisahan makan kering dan basah, serta sanitasinya,” tuturnya.

Dia menjelaskan, Pasar Ibuh sudah memenuhi semua persyaratan tersebut. Penilaian dilakukan secara profesional oleh pihak ketiga dan Pasar Ibuh ditetapkan mendapat sertifikasi SNI 8152: 2015 Pasar Rakyat dengan kategori mutu 2 untuk pasar tipe 1.

Keberhasilan Pemerintah Kota Payakumbuh memenuhi kriteria pasar tradisional berstandar nasional di Pasar Ibuh dicapai atas kerja sama dengan Yayasan Danamon Peduli. Yayasan ini bertindak sebagai pembina dan pemberi pendampingan dalam membenahi pasar itu.

“Bentuk pendampingannya fisik dan nonfisik diantaranya pembentukan radio komunitas, CCTV, papan informasi, kebersihan, pengelolaan sampah, membuang sampah pada tempatnya, normalisasi saluran air, penggantian lapak los daging sesuai standar,” kata Ketua Yayasan Danamon Peduli, Restu Pratiwi.

Sebelumnya, Pasar Ibuh Payakumbuh juga menorehkan prestasi sebagai pasar rakyat terbaik dua kali berturut-turut dari Provinsi Sumbar dan pasar yang bebas dari pangan berbahaya dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI.

Pasar yang telah berdiri sejak dekaden 1990-an ini tidak sekadar menjadi market economy bagi warga Payakumbuh, tapi juga bagi beberapa daerah tetangga yakni Kabupaten Limopuluah Koto dan Kota Bukittingi.

Acara peresmian Pasar Ibuh sebagai pasar berstandar nasional hari ini dihadiri Kepala Pusat Penerapan Standar BSN, Wahyu Purbowasito Setyo Waskito; Kepala Bidang Perlindungan Konsumen Disperindag Sumbar, Zaimar; Ketua Yayasan Danamon Peduli, Restu Pratiwi; Staf Ahli Wali Kota Payakumbuh, Ervidel Arda, serta; Kepala Dinas Koperasi dan UKM Payakumbuh, Dahler.


Editor : Ahmad Islamy Jamil