Pengemis di Padang Ditemukan Menyewa Bayi Sebelum Meminta-minta

Antara ยท Kamis, 09 Mei 2019 - 10:28 WIB
Pengemis di Padang Ditemukan Menyewa Bayi Sebelum Meminta-minta

Ilustrasi Satpol PP mengamankan seorang pengemis yang diduga menggunakan bayi sewaan saat meminta-minta. (Foto: Dok iNews.id)

PADANG, iNews.id – Dinas Sosial (Dinsos) Pemkot Padang, Sumatera Barat, mengungkap ada pengemis di daerah setempat yang menyewa bayi sebelum meminta-minta. Bayi tersebut merupakan strategi agar masyarakat iba kepada pengemis sehingga memberikan sedekah lebih banyak.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Sosial Pemkot Padang Afriadi mengatakan, mereka mengetahu hal itu setelah ada tim melakukan penyelidikan. “Ternyata pengemis dengan modus membawa bayi itu, menyewa bayi pagi hari yang diantar menggunakan mobil Kijang Innova pukul 06.00 WIB,” kata Afriadi di Padang, Kamis (9/5).

Afriadi mengatakan, dari penelusuran tim, ada tiga perempuan yang membawa bayi tersebut. Mereka kemudian turun di Simpang Imam Bonjol, Simpang BTN dan Simpang Khatib Sulaiman. Satpol PP Pemkot Padang langsung mengamankan pengemis tesebut.

“Berdasarkan keterangan pengemis, bayi tersebut disewa dan hasilnya dibagi dua dengan orang tua bayi. Jadi pengemis itu mulai beroperasi dari pagi sampai jam 12.00 WIB, kemudian dari siang sampai sore diganti lagi bayinya dengan yang lain,” katanya.

BACA JUGA:

Terjaring Razia, Pengemis di Pati Mengaku Punya Aset Rp1,4 Miliar

Jadi Pengemis di Riau, WNA Mesir Dideportasi Imigrasi Pekanbaru

Afriadi mengaku heran karena bayi tersebut selama digendong perempuan yang mengemis tidur saja dengan tenang. Diduga, bayi tersebut sudah diberikan obat penenang. “Seharusnya kan bayi itu ada aktivitas bermain dan sebagainya. Ini tenang dan tidur. Kami curiga jangan-jangan diberi obat penenang atau obat tidur,” katanya.

Dia mengatakan, saat ini memang belum ada regulasi untuk menindak perilaku seperti ini. karena itu, Satpol PP hanya bisa mengamankan pengemis dan memberikan pembinaan.

“Setelah ditangkap oleh Satpol PP kami hanya bisa melakukan pembinaan, dan jika berasal dari luar Padang akan dipulangkan ke daerah asal,” katanya.

Dia juga mengimbau kepada masyarakat untuk tidak memberi sedekah kepada pengemis yang ada di jalan. Selain mengganggu ketertiban umum, tindakan itu juga akan menyuburkan keberadaan pengemis.

“Kalau ingin memberi sedekah kepada peminta-minta pastikan kepada orang yang tepat dan membutuhkan tapi tidak di jalan-jalan,” katanya.


Editor : Maria Christina