Perangi Hoaks, HT Minta Caleg Turun ke Tengah Masyarakat

Okezone, Rus Akbar ยท Kamis, 07 Februari 2019 - 01:10 WIB
Perangi Hoaks, HT Minta Caleg Turun ke Tengah Masyarakat

Ketua Umum Partai Perindo, Hary Tanoesoedibjo, memberikan pembekalan caleg dan konsolidasi partai untuk pemenangan Pemilu 2019 di Kota Padang. (Foto: Okezone).

PADANG, iNews.id - Ketua Umum Partai Perindo, Hary Tanoesoedibjo, meminta semua calon legislatif (caleg) dari parpolnya tersebut untuk turun ke masyarakat. Tujuannya agar mereka mengetahui apa yang sebenarnya menjadi aspirasi mereka.

Dia mengatakan, tugas ini merupakan konsekuensi mereka sebagai calon wakil rakyat yang memiliki konstituen di daerahnya masing-masing.

"Mereka harus ketemu masyarakat biar mereka tahu apa masalah pada masyarakat," kata dia saat memberikan pembekalan caleg dan konsolidasi partai untuk pemenangan Pemilu 2019 di Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar), Rabu (6/2/2019)

Bila sudah mengetahui persoalan-persoalan masyarakat, mereka yang kelak duduk di kursi legislatif akan paham bagaimana memperjuangkan aspirasi tersebut. Partai Perindo sendiri, kata HT, akan memaksimalkan peranannya untuk membantu para caleg.

Menurut dia, kampanye-kampanye bisa dilakukan sambil menggiatkan aksi sosial, seperti fogging, pasar murah, dan lainnya. Semua itu menjadi bagian dari tanggung jawab Partai Perindo, sekaligus menjadi upaya juga meningkatkan elektabilitas partai.

"Dari partai sendiri akan memaksimalkan peranannya dan meningkatkan elektabilitas partai serta memudahkan bagi caleg melakukan kampanye," ujar HT.

BACA JUGA: 

Selain itu, kehadiran caleg di tengah-tengah masyarakat dinilai dapat memperjelas visi-misi yang diperjuangkan oleh Partai Perindo. Dengan begitu, hoaks yang beredar pun dapat diminimalisasi.

Sementara itu, Ketua DPW Partai Perindo Sumbar, Ii Apriyatna mengatakan, upaya yang sudah dilakukan untuk memerangi hoaks dengan bukti ke warga di masing-masing dapil para caleg.

"Kita memberikan bukti, tidak hanya bicara saja. Tapi Partai Perindo sudah memperlihatkan masyarakat dan isu-isu hoaks nantinya akan hilang begitu saja," kata Ii.


Editor : Andi Mohammad Ikhbal