Upah Minimum Sumbar 2019 Naik Rp170.000, Besok Diumumkan

Antara, Isna Rifka Sri Rahayu ยท Rabu, 31 Oktober 2018 - 10:36 WIB
Upah Minimum Sumbar 2019 Naik Rp170.000, Besok Diumumkan

Ilustrasi buruh. (Foto: Dok/iNews.id)

PADANG, iNews.id – Upah Minimum Provinsi (UMP) Sumatera Barat (Sumbar) tahun 2019 naik 8,03 persen atau sekitar Rp170.000 dibandingkan upah tahun ini. Dengan demikian, UMP menjadi Rp2.289.228 dari sebelumnya Rp2.119.067.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Sumbar, Nazrizal mengatakan, kenaikan UMP sudah ditetapkan oleh Kementerian Tenaga Kerja sesuai Peraturan Pemerintah No 78 Tahun 2015. “Dewan Pengupahan juga sudah rapat dan sekarang sedang proses penetapan SK Gubernur. Besok (1/11) diumumkan,” kata Nazrizal di Padang, Rabu (31/10/2018).

Menurut Nazrizal, kenaikan upah pada tahun depan tersebut lebih rendah dari tahun ini yang sebesar 8,71 persen. Hal itu disebabkan angka inflasi nasional yang menjadi salah satu komponen penghitungan, turun dari 3,72 persen pada 2018 menjadi 2,88 persen pada 2019.

BACA JUGA:

KSPI: Kenaikan Upah Minimum Seharusnya 25 Persen

Pemerintah Tetapkan Upah Minimum Tahun 2019 Naik 8,03 Persen

Meski ada perimbangan kenaikan pertumbuhan ekonomi nasional (PDB) dari 4,99 persen pada 2018 menjadi 5,15 pada 2019, penurunan angka inflasi lebih besar. Karena itu, besaran kenaikan upah tidak setinggi tahun sebelumnya.

Persentase kenaikan UMP tahun 2019 menjadi yang terendah sejak kebijakan penghitungan menggunakan rumus sesuai PP No 78 tahun 2015 diterapkan. Pada tahun pertama menentukan UMP 2016, kenaikan UMP rata-rata 11,5 persen di berbagai wilayah Indonesia, kemudian 2017 menurun menjadi 8,25 persen.

Untuk UMP 2018, angkanya kembali naik sebesar 8,71 persen dan turun lagi menjadi 8,03 persen untuk menentukan UMP 2019. Fluktuasi itu berkaitan erat dengan angka inflasi nasional dan pertumbuhan ekonomi yang selalu dinamis. Sesuai dengan aturan Pasal 44 Ayat 1 dan 2 PP Nomor 78 Tahun 2015, peningkatan nilai UMP berdasarkan penambahan dua komponen tersebut.

Keputusan kenaikan UMP untuk masing-masing provinsi ditetapkan dengan SK gubernur yang diumumkan 1 November 2018 dan berlaku pada 1 Januari 2019.

Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) sebelumnya mengumumkan kenaikan upah minimum tahun 2019 sebesar 8,03 persen. Persentase kenaikan itu telah memperhitungkan tingkat inflasi dan pertumbuhan ekonomi nasional.

Hal tersebut tertuang dalam Surat Edaran (SE) Menteri Ketenagakerjaan Nomor 8.240/M-Naker/PHI9SK-Upah/X/2018 tentang Penyampaian Data Tingkat Inflasi Nasional dan Pertumbuhan Produk Domestik Bruto Tahun 2018 per tanggal 15 Oktober 2018.


Editor : Maria Christina