Viral Hoaks Puisi Kalaulah Sempat Karya BJ Habibie, Ternyata Pria Ini Penulisnya

Andi Mohammad Ikhbal ยท Jumat, 13 September 2019 - 19:42 WIB
Viral Hoaks Puisi Kalaulah Sempat Karya BJ Habibie, Ternyata Pria Ini Penulisnya

Dosen Universitas Andalas (Unand) Padang Henmaidi, penulis puisi 'Kalaulah Sempat' yang dikaitkan dengan almarhum BJ Habibie. (Foto: Facebook)

JAKARTA, iNews.id – Jagat maya viral dengan puisi berjudul ‘Kalaulah Sempat’ yang mencatut nama almarhum Presiden ke-3 RI BJ Habibie sebagai penulisnya. Belakangan terungkap, jika tulisan tersebut merupakan karya seorang Dosen Universitas Andalas (Unand) Padang, Sumatera Barat bernama Henmaidi.

Dalam pengakuannya, tulisan puitis tersebut merupakan karya imajinasi yang menjadi sebuah kontemplasi atau renungan sebagai self reminder untuk diambil hikmahnya dan bukan berdasarkan atas pengalaman hidup. Dia juga menyayangkan jika tulisannya dicatut sebagai karya almarhum, sehingga isinya seakan menohok keluarga yang sedang berduka.

“Itu adalah tulisan saya (Henmaidi, domisili di Padang), bukan tulisan atau pidato dari almarhum (BJ Habibie),” ujar Henmaidi dalam klarifikasinya, Kamis (12/9/2019).

Menurutnya, tulisan itu dibuatnya pada tahun 2016. Awal mulanya tulisan itu dibagikan via WhatsApp (WA) sebagai renungan berjudul Kalaulah Sempat. Dan dalam tulisannya, sama sekali tidak menyebut tentang almarhum Habibie.

BACA JUGA: Puisi Kalaulah Sempat Viral, Tercantum Nama BJ Habibie sebagai Penulisnya

“Tulisan ini menjadi viral ketika ada orang lain yang menyalin dan menempelkan gambar almarhum Pak Habibie dan menyebarkannya seakan itu tulisan beliau atau pidato almarhum di Kairo,” katanya.

Dia menyesalkan jika karyanya diviralkan dan dicatut seperti demikian. Seakan-akan almarhum merasa kesepian dan jauh dari anak cucunya di usia tua.

“Meski bukan kami yang mengaitkan dengan almarhum, saya mohon maaf kepada keluarga besar Pak Habibie, akibat ketidaknyaman dengan beredarnya tulisan ini,” ucapnya.

Di akhir pernyataannya, Henmaidi mendoakan almarhum agar Khusnul Khotimah dan keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan dan ketabahan.

“Teriring doa kami untuk beliau. Allahummaghfirlahu, warhamhu wa’afihi, wa’fuanhu. Semoga semua keluarga diberi kesabaran dan ketabahan oleh Allah. Amin Yaa Rabbal ‘alamiin,” tuturnya.


Editor : Donald Karouw