Jadi Bandar Sabu, Pegawai Lapas Sekayu Ditangkap saat Bertransaksi

Edi Lestari ยท Rabu, 08 Agustus 2018 - 19:07 WIB
Jadi Bandar Sabu, Pegawai Lapas Sekayu Ditangkap saat Bertransaksi

Kapolres Musi Banyuasin AKBP Andes Purwanti memberikan keterangan mengenai penangkapan pegawai Lapas Kota Sekayu yang diduga jadi bandar sabu. (Foto: iNews/Edi Lestari)

MUSI BANYUASIN, iNews.id – Seorang pegawai Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kota Sekayu, Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan (Sumsel), yang diduga menjadi bandar sabu, ditangkap polisi saat bertransaksi di depan lapas. Polisi juga mengamankan barang bukti sabu dan uang tunai puluhan juta rupiah dari tersangka.

Polisi menangkap pegawai bernama Jandri Pirzadah itu bersama seorang kurir yang berdalih sebagai tukang ojek, Helmi, setelah melakukan penggeledahan di depan Kantor Lapas Kota Sekayu.

Penangkapan itu berdasarkan informasi dari masyarakat. Polisi kemudian mengintai gerak-gerik Jandri Pirzadah yang dicurigai menjadi bandar narkoba. Petugas Sat Reserse Mapolsek Kota Sekayu menunggu tersangka bertransaksi narkotika jenis sabu-sabu.

Setelah mengetahui tersangka akan bertransaksi di lingkungan Lapas Sekayu, polisi langsung menggeledah tersangka Jandri dan kurirnya Helmi di depan lapas ketika hendak bertugas masuk kerja dan akan bertransaksi.

“Dari tangan tersangka, petugas menemukan tiga paket sabu ukuran sedang di saku celana,” kata Kapolres Musi Banyuasin Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Andes Purwanti saat pemaparan di Mapolres Banyuasin, Rabu (8/8/2018).

Polisi langsung menggiring kedua tersangka ke Mapolsek Kota Sekayu untuk pemeriksaan lebih lanjut. Hasil pengembangan dari kedua tersangka, polisi kembali menggerebek kediaman bandar besar, Koyen, di Dusun Lama Kelurahan Soak Baru. Polisi meringkus seorang bandar lagi beserta barang bukti alat pengisap sabu dan ratusan kantung klip bening.

Tersangka mengakui sudah menjadi bandar narkoba selama empat tahun. Dari tangan tersangka, polisi menyita barang bukti uang tunai hasil penjualan sabu berkisar Rp40 juta dan empat unit sepeda motor yang berbeda nama pemilik.

Kapolres Musi Banyuasin Andes Purwanti mengatakan, petugas sudah lama mengincar ketiga tersangka, yakni Jandri Pirzadah, Helmi, dan Koyen. Saat ini, ketiganya masih menjalani pemeriksaan di Mapolres Musi Banyuasin.

Dari penangkapan tersangka, dia meminta agar kepala Lapas Kota Sekayu lebih memperketat pengawasan di lapas untuk mencegah peredaran narkotika di lapas. Pengawasan termasuk pada petugas lapas. “Kami imbau kepada kepala lapas agar benar-benar ekstra mengawasi petugas lapas dan pembesuk tahanan. Sebab informasi yang kami peroleh, modusnya seperti itu,” kata Andes.


Editor : Maria Christina