Pembunuhan Pasutri di Banyuasin Terkuak, Pelaku Anak Angkat Korban

Ahmad Hermanto ยท Kamis, 09 Agustus 2018 - 11:37 WIB
Pembunuhan Pasutri di Banyuasin Terkuak, Pelaku Anak Angkat Korban

Ketiga tersangka pembunuhan saat digiring di Mapolres Banyuasin. (Foto: iNews/Ahmad Harmanto)

BANYUASIN, iNews.id – Teka teki kematian pasangan suami istri (pasutri) Ishak (60) dan Darkem (45) yang ditemukan tewas bersimbah darah di kediamannya Desa Kualo Puntian, Tanjung Lago, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan (Sumsel) pada Sabtu (14/7/2018) terkuak. Polisi menangkap tiga tersangka yang membantai pasutri tersebut, satu di antaranya merupakan anak angkat korban.

Ketiga tersangka yang ditangkap yakni berinisial AT yang juga anak angkat korban, AP, dan HL. Mereka tak berkutik saat diringkus tim gabungan Polres Banyuasin dan mengakui perbuatannya.

Hasil penyelidikan, pembunuhan berencana itu berlatar belakang utang piutang. Tersangka AT terlilit utang dengan korban. Di saat bersamaan, tersangka dalam kondisi terdesak karena butuh biaya untuk pernikahannya.

BACA JUGA: Pasutri Tewas Bersimbah Darah, Diduga Dibunuh karena Dendam

Di hari nahas itu, tersangka mendapat kabar dari kedua rekanya korban baru selesai mendapat uang berkisar Rp40 juta hasil penjualan lahan. Ketiga tersangka pun bersepakat akan menghabisi nyawa korban dan mengambil uang tersebut.

Dari penangkapan ketiga tersangka, polisi menyita barang bukti berupa motor, uang sisa hasil rampasan dari korban, senjata tajam, dan kayu. “Saya hanya diajak,” kata Tersangka AT saat jumpa pers di Mapolres Banyuasin, Kamis (9/8/2018).

Kapolres Banyuasin AKBP Yudhi Surya Markus Pinem mengatakan, terungkapnya kasus pembunuhan sadis ini berdasarkan kecurigaan warga sekitar yang melihat warung sembako milik korban tidak tidak pernah buka. Saat dicek, mereka menemukan korban telah tewas bersimbah darah di dalam rumah.

“Ketigaanya kami sangkakan dengan Pasal 338 tentang Pembunuhan dan Pasal 355 Ayat 4 KUHP tentang Penganiayaan Berat Berencana,” kata Yudhi.

Diketahui, pada Sabtu (14/7/2018), warga menemukan jasad Darkem (45) terkunci dalam kamar rumahnya di Dusun 2 Parit 12, Desa Kuala Puntilan, Kecamatan Tanjung Lago, Kabupaten Banyuasin. Sehari kemudian, suami korban ditemukan sekitar 400 meter dari rumahnya, tepat di samping sebuah gubuk. Kedua korban tewas bersimbah darah dengan luka akibat benda tumpul.


Editor : Donald Karouw