Dialog Haji Sindo Weekly

Jamaah Diingatkan untuk Konsisten kepada Niat Menuju Haji Mabrur

Sindo Weekly ยท Minggu, 12 Agustus 2018 - 19:35 WIB
Jamaah Diingatkan untuk Konsisten kepada Niat Menuju Haji Mabrur

Calon jamaah haji mengikuti Dialog Haji Sindo Weekly di Embarkasi Palembang, Sumatera Selatan, Minggu (12/8/2018). (Foto: Sindo Weekly).

PALEMBANG, iNews.id – Calon jamaah haji diingatkan untuk tetap konsisten terhadap niat sungguh-sungguh menjalankan ibadah. Fokus dan konsisten itu menjadi salah satu kunci menggapai haji mabrur.

Pesan konsisten pada niat ibadah itu terlontar dalam dialog haji yang diselenggarakan Sindo Weekly di di Embarkasi Haji Palembang, Sumatera Selatan. Dialog haji merupakan bentuk kepedulian Sindo Weekly terhadap kelancaran dan kenyamanan bagi para jemaah dalam beribadah di Tanah Suci Mekkah, Arab Saudi.

Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Sumsel HM Alfajri Zabidi mengatakan, ada beberapa kiat untuk ibadah haji yang nyaman dan sehat. Pertama, konsisten kepada niat betul-betul untuk ibadah. Kedua, menjaga kekompakan dan menjaga nama baik bangsa dan juga nama baik negara.

“Mereka ini duta negara dalam ibadah. Kemudian, aturan di sana aturan orang lain, negeri orang lain, kita patuhi semua peraturan tanpa mengubah jati diri bangsa. Insya Allah semuanya berjalan lancar,” ujar Kakanwil dalam dialog haji Sindo Weekly bersama ratusan calon jamaah haji kloter 18, di Asrama Haji Palembang, Minggu (12/8/2018).

Dia menjelaskan, perjalana ke Tanah Suci untuk beribadah sudah seharusnya dijalankan dengan baik sehingga ketika pulang menjadi Islam yang memberi rahmat bagi alam semesta. “Islam yang rahmatan rahmatan lilalamin,” kata Ketua Forum Kanwil Kemenag se Indonesia itu.

Terkait dialog ini, Alfajri mengatakan sangat luar biasa karena merupakan publikasi bagi pihaknya kepada masyarakat Sumel dan umumnya Indonesia mengenai apa yang dilakukan pemerintah.

“Kami senang, kami terima kasih kepada Sindo Weekly yang telah membantu. Insya Allah kami komitmen tingkatkan pelayanan haji,” ujarnya.

Alfajri melanjutkan, program Direktorat Penyelenggara Haji dan Umrah (PHU) Kemenag tahun ini telah membuat perubahan besar dalam pelayanan konsumsi, meskipun masih dalam tahapan selera nusantara.

“Tahun depan kita siapkan selera daerah masing–masing, misal Sumatera dengan selera kampung Sumatera. Kemudian, proses imigrasi insya Allah tahun depan 100 persen sudah di Tanah Air sehingga ketika di Jeddah tidak lagi menyita waktu dan tenaga. Jamaah bisa langsung ke hotel dan persiapan umrah,” katanya.

Sementar itu, Koordinator Pelaksana Dialog Haji Sindo Weekly Usman mengatakan, dialog ini digelar bekerja sama dengan Direktorat PHU untuk memberikan edukasi kepada para jamaah agar dapat menunaikan ibadah haji dengan sehat dan nyaman.

"Ini merupakan penyelenggaraan yang kesekian kalinya. Setelah ini kita akan ke Embarkasi Solo,” katanya.

Dialog Haji dengan tujuan untuk mengingatkan para jamaah ini sangat penting karena kedantipun telah mendapatkan bekal melalui manasik, namun hal ini perlu diingatkan. Apalagi, tidak mudah untuk berangkat menunaikan ibadah haji, karena harus mendaftar dan menunggu dalam waktu yang lama.

"Seperti tadi diingatkan bahwa mencium Hajar Aswat adalah sunnah untuk jamaah laki–laki. Intinya diingatkan jangan sampai ada ibadah wajib ditinggalkan karena mengikuti tawaran–tawaran untuk memudahakan mencium Hajar Aswat,” ujarnya.


Editor : Zen Teguh