Kapal Perang Legendaris KRI Dewaruci Berlabuh di Palembang

Muhammad Riza Vahlevi ยท Kamis, 16 Agustus 2018 - 18:49 WIB
Kapal Perang Legendaris KRI Dewaruci Berlabuh di Palembang

KRI Dewaruci berlabuh di Pelabuhan Boom Baru Palembang, Sumsel, Kamis (16/8/2018). (Foto: iNews/Muhammad Riza Vahlevi)

PALEMBANG, iNews.id – Kapal perang legendaris Angkatan Laut (AL), KRI Dewaruci berlabuh di Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel), Kamis (16/8/2018). KRI Dewaruci akan menyemarakkan perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-73 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) sekaligus menyambut perhelatan Asian Games 2018 di Palembang.

KRI Dewaruci tiba di Pelabuhan Boom Baru Palembang, setelah perjalanan laut selama dua hari tiga malam. Sebelumnya, kapal ini membawa kirab api Asian Games 2018 di Makasar, Sulawesi Selatan (Sulsel).  Ada sekitar 71 kru kapal ikut dalam kapal, terdiri atas perwira, bintara, dan tantama, serta siswa SMK Pelayaran sebanyak 27 orang.

Tiba di Bumi Sriwijaya, KRI Dewaruci disambut dengan tari sekapur sirih sebagai tanda penghormatan tamu kebesaran. Bahkan kedatangan KRI Dewaruci disambut langsung Sultan Palembang Sultan Iskandar Mahmud Badaruddin. Kedatangan KRI Dewaruci di Bumi Sriwijaya disambut dengan atraksi marching band oleh sekitar 101 personel dari Angkatan Darat (AD) Kodim 0418 Palembang.

Komandan KRI Dewaruci Letkol Laut Waluyo mengatakan, KRI Dewaruci akan berada di Kota Palembang selama tiga hari ke depan, mulai 16 Agustus hingga 19 Agustus 2018. KRI Dewaruci akan ikut memeriahkan perayaan HUT Kemerdekaan RI dan Asian Games.

Hingga tanggal 19 Agustus mendatang KRI Dewaruci juga akan menggelar open ship bagi masyarakat umum. Masyarakat berkesempatan untuk menginjakkan kaki langsung ke kapal legendaris ini.

“Jadi, ketika Dewaruci bersandar di pelabuhan, kami selalu open ship. Kalau pagi kami mulai jam 9. Kalau memang animo masyarakat tinggi, saya kasih waktu sampai jam 8 atau 9 malam, sampai tanggal 19. Tanggal 19 Agustus, jam 10.00 WIB sudah harus berangkat ke Jakarta lagi,” papar Waluyo.

Sementara Sultan Palembang Sultan Iskandar Mahmud Badaruddin mengaku merasa bangga karena KRI Dewaruci telah berlabuh di Palembang. “Tahun 1971 pernah juga ke Palembang, jadi sudah 40 tahun lebih. Kapal ini membawa suatu tonggak sejarah. Karena tadi diceritakan, Kapal Dewaruci telah dibuat sebelum Perang Dunia II,” paparnya.

Dia menegaskan, Kapal Dewaruci menegaskan kembali bahwa Indonesia adalah negara maritim yang kuat. Dia juga berharap pemerintah membuat kapal induk untuk menjaga Indonesia dari Sabang sampai Merauke.

“Indonesia dulunya kerajaan, kesultanan dan bergabung dengan NKRI yang mempunya wilayah laut lebih luas daripada darat. Jadi bangsa Indonesia adalah bangsa maritim dan mari kita perkuat,” papar Sultan Iskandar Mahmud Badaruddin.

Setelah dari Palembang, KRI Dewaruci akan bertolak ke Jakarta untuk disandarkan ke Tanjung Priok dan dibawa ke Ancol sebagai background lomba layar dan jetski Asian Games XVIII 2018.


Editor : Maria Christina