3 Warga Kena DBD, Perindo Fogging Ratusan Rumah di Sekip Palembang

Sindonews ยท Selasa, 16 Oktober 2018 - 14:40 WIB
3 Warga Kena DBD, Perindo Fogging Ratusan Rumah di Sekip Palembang

Tim Rescue Perindo menggelar fogging gratis di kawasan Sekip, Palembang, Selasa (16/10/2018). (Foto: Istimewa)

PALEMBANG, iNews - Tim Rescue Perindo Sumatera Selatan (Sumsel) kembali melakukan fogging gratis terhadap ratusan rumah warga di kawasan Sekip, Palembang, Selasa (16/10/2018). Ini dilakukan setelah sebelumnya, tiga warga di kawasan rawan banjir itu terkena demam berdarah dengue (DBD).

Pengasapan atau fogging dilakukan atas permintaan warga yang khawatir korban DBD bertambah. "Kami dapat informasi Perindo biasa fogging gratis melalui media TV dan online," ujar perwakilan warga, Taeb Sajan, Selasa (16/10/2018).

Warga berterima kasih kepada Perindo yang merespons cepat masalah yang dihadapi mereka. Dengan fogging gratis ini, warga berharap DBD menghilang. "Terima kasih Perindo, kalau bisa rutin. Karena ini membantu warga terhindar dari penyakit DBD," ucap Taeb.

BACA JUGA: 

Cegah DBD, Rescue Perindo Fogging Rumah Warga Sukawangi Bekasi

Rescue Perindo Bagikan 10.000 Bibit Pepaya ke Warga Gunungkidul

Perindo dan Ormas Pendukung Jokowi di Bekasi Konsolidasi Pemilu 2019


Ketua RT 40, H Senin mengatakan, lingkungan mereka selama ini memang rawan DBD. Terbukti sejumlah warganya sudah diserang. "Tentu kami terima kasih, karena ini sangat membantu melindungi warga kami di sini," ujarnya.

Sementara itu, Ketua Litbang dan IT Rescue Perindo Sumsel, A Mada Taufik mengatakan, lingkungan warga di Sekip banyak genangan yang menjadi media berkembangnya jentik nyamuk. "Dengan fogging semoga wabah DBD hilang," katanya.

Menurut Mada, selain lingkungan seperti drainase dan halaman, pengasapan juga di dalam rumah warga sehingga diharapkan tidak ada lagi nyamuk yang bersembunyi. "Kami juga edukasi dengan warga bagaimana perilaku hidup bersih dan sehat, menguras dan menutup tempat penampungan air. Mengubur barang bekas yang dapat menampung air," ucapnya.


Editor : Himas Puspito Putra