Bos Kopi di Baturaja Jadi Korban Perampokan, Uang Rp250 Juta Raib

Antara ยท Kamis, 12 September 2019 - 23:42 WIB
Bos Kopi di Baturaja Jadi Korban Perampokan, Uang Rp250 Juta Raib

Ilustrasi perampokan. (Istimewa)

BATURAJA, iNews.id – Toke atau bos kopi bernama Nuzin (60) jadi korban perampokan di halaman depan rumahnya. Uang Rp250 juta yang baru diambilnya dari bank raib digasak kedua perampok bermotor tersebut.

Peristiwa perampokan ini terjadi di Desa Air Paoh, Kecamatan Baturaja Timur, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Provinsi Sumatera Selatan (Sulsel), Selasa (10/9/2019). Korban sudah membuat laporan polisi dan sementara ini kasusnya dalam penyelidikan Polres OKU.

"Kasus perampokan toke kopi ini sedang kami dalami untuk mengungkap pelakunya," ujar Kasatreskrim Polres OKU AKP Alex Andriyan di Baturaja, Kamis (12/9/2019).

BACA JUGA: Pencuri Motor di Sampit Kalteng Lawan Polisi dengan Parang saat Ditangkap

Kasat mengungkapkan, kronologi perampokan sesuai laporan berawal saat korban baru saja menarik uang Rp280 juta dari salah satu bank di Baturaja. Uang itu dibungkusnya dalam plastik hitam yang diletakan di bangku belakang mobil Innova putih miliknya berpelat nomor BG 1134 FK.

Ketika korban berhenti dan parkir di depan rumahnya, datang dua pelaku yang langsung mengambil plastik berisi uang dalam mobil.

"Korban sempat melihat dua pelaku beraksi menggunakan sepeda motor dan membawa kabur harta benda yang ada di dalam mobilnya," kata Alex.

Dia menegaskan, pihaknya masih menyelidiki perampokan ini dengan mengumpulkan bukti di lapangan. Termasuk keterangan korban dan saksi untuk pengungkapan kasusnya.

"Mudah-mudahan kasus ini cepat terungkap dan pelakunya dapat segera kami tangkap," ucapnya.

Pengakuan Nuzin, dia melihat kedua pelaku saat beraksi. Mereka menggunakan sepeda motor Satria FU tanpa pelat nomor kendaraan.

"Memang dari bank tempat saya mengambil uang ada satu orang pria tidak dikenal ikut mengantre di teller. Gelagatnya mencurigakan karena tidak melakukan transaksi sama sekali. Saya duga dia terlibat dalam aksi perampokan ini," ujarnya.


Editor : Donald Karouw