Jejak Prada DP Kembali Menghilang setelah Dipergoki saat Kabur dari Dodiklatpur

Widori Agustino ยท Selasa, 14 Mei 2019 - 19:30 WIB
Jejak Prada DP Kembali Menghilang setelah Dipergoki saat Kabur dari Dodiklatpur

Prada DP, pelaku pemutilasi pacar kabur dari Asrama Dodiklatrpur Baturaja, Ogan Komering Ulu. (Foto: iNews.id/Widori Agustino)

OGAN KOMERING ULU, iNews.id - Warga RT 01/RW 02 Kelurahan Kemelak Bindung Langit Kecamatan Baturaja Timur, Ogan Komering Ulu (OKU) Sumatera Selatan mengaku sempat memergoki Prada Deri Pramana (DP), oknum TNI yang diduga telah memutilasi pacarnya, Fera Oktaria.

Saat itu, pelaku yang diduga tega menghabisi nyawa pacarnya di salah satu penginapan di Musi Banyuasin kabur dari tempat pendidikanya di Dodiklatpur Baturaja. Pelaku bahkan meminta bantuan warga di sekitar Dodiklatpur untuk diantar ke arah pasar.

Namun, Prada DP saat itu mengaku sebagai kuli bangunan. Pelaku hanya membawa bungkusan kantong kresek yang ternyata seragam TNI lengkap.

“Saat itu, saya sedang menghadiri hajatan di salah satu rumah warga tak jauh dari Asrama Dodiklatpur. Sekitar pukul 21.30 WIB, tiba-tiba datanglah pria yang belakangan diketahui Prada DP,” kata Ketua RT 01/RW 02 Kelurahan Kemelak Bindung Langit, Medi Kurniawan, Selasa (14/5/2019).

Dia menuturkan, saat itu, DP meminta diantar ke pasar dengan alasan ingin pulang ke rumah lantaran ibu korban meningal dunia. Namun, warga curiga dan tidak langsung percaya dengan pengakuan DP. 

“Setelah itu, datang ketua RT dan mengintrogasi DP. Saat diintrogasi, dia (Prada DP) mengaku sebagai kuli bangunan hendak pulang ke Martapura,” ujarnya.

BACA JUGA:

Akun Facebook Prada DP Terduga Pemutilasi Pacar Banjir Hujatan, Begini Isinya

TNI Sebar Foto Prada DP, Terduga Pelaku Mutilasi Pacarnya di Musi Banyuasin

Namun, lantaran curiga warga meminta kantong kresek untuk dibuka. Permintaan warga itu ditolak Prada DP. Warga akhirnya membuka paksa kantong kresek dan melihat di dalam kantong kresek itu ternyata berisi pakaian dinas lengkap (PDL) TNI komplet beserta sepatu.

“Lalu, dia mengaku jika dirinya tentara dalam masa pendidikan sebagai siswa di Dodiklatpur. Dia mengaku ingin berhenti lantaran tidak betah jadi tentara dan baru mengaku orang Palembang,” katanya.

Medi dan warga kemudian berinisiatif mengantarkan kembali Prada DP ke Asrama Dodiklatpur. Upaya itu ditolak pelaku dan memilih kabur. “Setelah itu, kami melaporkan ke Dodiklatpur dan bersama-sama mencari keberadaan pelaku. Hingga subuh tidak juga ditemukan jejaknya,” katanya.


Editor : Kastolani Marzuki