Kabut Asap Tebal di Sumsel, Dinkes Bagikan Masker Gratis kepada Warga

Bambang Irawan ยท Rabu, 11 September 2019 - 12:58 WIB
Kabut Asap Tebal di Sumsel, Dinkes Bagikan Masker Gratis kepada Warga

Dinkes Sumsel membagi-bagikan masker gratis kepada para pengendara untuk mengantisipasi dampak kabut asap tebal yang menyelimuti Kota Palembang, Sumsel, Rabu (11/9/2019). (Foto: iNews/Bambang Irawan)

PALEMBANG, iNews.idKabut asap tebal akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) menyelimuti Kota Palembang, Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), dan sekitarnya. Untuk mengantisipasi dampaknya terhadap kesehatan, Dinas Kesehatan Sumsel membagikan masker kepada para pengendara, Rabu (11/9/2019).

Kabut asap ini sudah terlihat sejak beberapa hari terakhir, akibat karhutla yang kian meluas. Dalam beberapa hari terakhir pula, udara di Sumsel berada dalam kategori tidak sehat sehingga dikhawatirkan berdampak buruk bagi kesehatan warga yang beraktivitas.

BACA JUGA:

Kabut Asap Kebakaran Hutan Kalimantan, Malaysia Terpaksa Liburkan 400 Sekolah

Kabut Asap di Palangkaraya Makin Parah, Sekolah Mendadak Diliburkan Hari Ini

Dinkes Sumsel membagikan 6.000 masker gratis kepada masyarakat dan pengendara di titik perempatan lampu merah Charitas dan DPRD Sumsel di Jalan Kapten Arivai Palembang. Dinkes juga mengimbau masyarakat agar tidak keluar rumah bila tidak ada keperluan yang mendesak.

“Kalau tidak yang yang urgent, silakan tinggal di rumah saja. Namun bila terpaksa harus ke luar rumah, kami mengimbau masyarakat agar selalu menggunakan masker bila berada di luar ruangan untuk mengantisipasi dampak asap,” kata Kabid Sumber Daya Kesehatan Dinkes Sumsel M Rizal.

Dari data Satelit LAPAN yang dirilis Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (MBMKG) Sumsel, sebaran hotspot di Sumsel hingga Rabu (11/9/2019) pukul 06.00 WIB, sebanyak 241 yang tersebar di 13 kabupaten/kota di Sumsel. Yang terbanyak di Kabupaten Ogan Komering Ilir sebanyak 67 titik panas, Musi Banyuasin (Muba) sebanyak 47 dan Kabupaten Banyuasin sebanyak 44 titik panas.

Selanjutnya 15 titik panas terdapat di Kabupaten Ogan Ilir, 14 titik di Muratara, dan 12 titik panas di Ogan Komering Ulu (OKU) Timur. Lalu, di Kabupaten Muara Enim sebanyak 11 titik panas, Mura 10 titik, dan Kabupaten OKU Selatan 7 titik. Di Kabupaten Palui dan Lahat masing-masing 5 titik panas, Kabupaten Empat Lawang sebanyak 3 titik, dan Kabupaten Lubuk Linggau sebanyak 1 titik panas.


Editor : Maria Christina