Kabut Asap Tebal Selimuti Palembang Senin Pagi, Sekolah Mendadak Diliburkan

Firdaus, Muhammad David ยท Senin, 14 Oktober 2019 - 10:50 WIB
Kabut Asap Tebal Selimuti Palembang Senin Pagi, Sekolah Mendadak Diliburkan

Kabut asap tebal menyelimuti Kota Palembang, Sumsel, Senin pagi (14/10/2019). (Foto: iNews/Muhammad David)

PALEMBANG, iNews.idKabut asap tebal kembali menyelimuti Kota Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel), Senin pagi (14/10/2019), menyusul kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang masih terus terjadi di wilayah provinsi ini. Kabut asap kali ini dinilai menjadi yang terparah. Bahkan, sekolah tiba-tiba harus diliburkan.

Berdasarkan data dari Satelit Lapan, jumlah titik panas di Sumsel hari ini mencapai 732 titik. Titik panas terbanyak di Kabupaten Ogan Komering Ilir yang berjumlah 437 titik.

Sejumlah warga mengeluhkan kabut asap tebal pagi ini karena sangat mengganggu. Selain membuat pernapasan terganggu, kabut asap mengakibatkan jarak pandang hanya sekitar 10 meter. Warga terutama yang mengendarai sepeda motor dan mobil di jalan raya, tampak kesulitan berkendara.

 

BACA JUGA:

Kota Banjarmasin Kembali Diselimut Kabut Asap akibat Karhutla

Terdampak Kabut Asap, Laju Kendaraan di Padang Rata-Rata 30 Km/Jam

 

Menurut warga Palembang, Nardi, kabut asap tebal sudah terlihat sejak pukul 5.30 WIB. Meski hanya beraktivitas di sekitar rumah, dia langsung menggunakan masker karena merasa sangat terganggu bernapas. Mata pun terasa perih.

“Terganggu sekali dengan kabut asap ini. Pernapasan terganggu, penglihatan juga gak jelas. Aktivitas sangat terganggu,” kata Nardi.

Warga lainnya mengaku kaget saat bangun tidur dan membuka pintu rumah Senin pagi. Kabut asap terlihat pekat dan dirinya langsung merasa terganggu bernapas. “Saya kaget karena melihat kabut asap pagi ini benar-benar parah,” ujarnya.

Kabut asap yang tebal juga membuat aktivitas sekolah terpaksa diliburkan di Kota Palembang. Dinas Pendidikan mendadak menginstruksikan untuk meliburkan kegiatan belajar pagi ini karena kabut asap yang parah.

Para murid siap-siap pulang setelah sekolah tiba-tiba diliburkan menyusul kabut asap tebal yang menyelimuti Kota Palembang, Sumsel, Senin pagi (14/10/2019). (Foto: iNews/Firdaus)

Guru SD Negeri 106 Palembang, Rustini mengatakan, sesuai instruksi dari Dinas Pendidikan, sekolah diliburkan selama tiga hari ke depan, sambil melihat kondisi cuaca ke depan. Mereka langsung meminta para murid yang telanjur datang untuk segera pulang karena sebelumnya tidak ada pengumuman tersebut.

“Tadi mendadak kami mendapat imbauan dari Dinas Pendidikan untuk meliburkan sekolah. Anak-anak yang sudah datang langsung kami suruh pulang. Kasihan anak-anak kalau harus menghirup asap tebal,” kata Rustini.

Sementara para orang tua murid yang baru mengantarkan anaknya ke sekolah, langsung membawa pulang anaknya setelah mendapat pengumuman. Para orang tua juga mengaku khawatir jika tetap harus bersekolah, anak-anak akan terkena penyakit infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) karena kualitas udara yang tidak sehat.

“Liburnya tadi diberitahu mendadak karena asap semakin tebal. Tadi anak saya sudah sempat ke sekolah, trus disuruh pulang karena asapnya semakin tebal. Memang dengan kondisi seperti ini bernapas juga susah,” kata orang tua murid, Dewi.

Para guru juga mengimbau kepada para murid untuk tetap belajar di rumah. Rencananya aktivitas sekolah akan berjalan seperti biasa pada Kamis mendatang jika kabut asap sudah berkurang. Namun, sekolah masih menunggu informasi lebih lanjut dari Dinas Pendidikan.


Editor : Maria Christina