Kasus Tewasnya Sekeluarga di Palembang, Pelaku Juga Bunuh 2 Anjingnya

Guntur ยท Rabu, 24 Oktober 2018 - 21:17 WIB
Kasus Tewasnya Sekeluarga di Palembang, Pelaku Juga Bunuh 2 Anjingnya

Kapolda Sumsel Irjen Pol Zulkarnain melihat jenazah keempat korban satu keluarga yang tewas dengan luka tembak di RS Bhayangkara, Palembang, Sumsel, Rabu (24/10/2018). (Foto: iNews/Guntur)

PALEMBANG, iNews.id – Penemuan satu keluarga yang tewas dengan luka tembak di Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel), Rabu (24/10/2018), menghebohkan masyarakat. Dua anjing kesayangan keluarga itu juga ditemukan tewas di kediaman mereka, Kompleks Villa Kebun Sirih Jalan Said Toyib, Kelurahan Bukit Sangkal, Kecamatan Kalidoni, diduga dibunuh Fransiskus Xaverius Ong.

Kepala Kepolisian Daerah (Polda) Sumsel Irjen Pol Zulkarnain mengatakan, kedua anjing keluarga Fransiskus bernama Coki dan Snowy, tewas dengan cara direndam dalam air hingga mati. Fransiskus diduga tidak ingin berpisah dengan istri dan dua anaknya, juga tidak tega meninggalkan kedua anjing kesayangannya.

“Di dalam tulisan (surat wasiat) juga dikatakan, dia (Fransiskus) tidak tega meninggalkan Coki dan Snowy, maka ikut juga dibunuh, tetapi dengan cara direndam sampai mati,” kata Kapolda di Rumah Sakit Bhayangkara Palembang, Rabu (24/10/2018).

BACA JUGA:

Satu Keluarga di Palembang Ditemukan Tewas dengan Luka Tembak

Korban Diduga Tembak Keluarga dan Bunuh Diri karena Istri Minta Cerai

Kasus Tewasnya Sekeluarga di Palembang, Ada Surat yang Menggugah Hati

Kapolda juga sebelumnya mengatakan, motif tewasnya satu keluarga di Palembang, ini diduga karena masalah keluarga. Korban Fransiskus Xaverius Ong selaku kepala keluarga nekat menembak istri dan kedua anaknya dan berakhir dengan menembak diri sendiri, karena sang istri meminta cerai padanya.

Akhirnya, dia memilih menghabisi nyawa istrinya Margaret Yentin Liana dan dua anaknya masing-masing, Rafael (18) dan Kathlyn (11). Pelaku menembak mati mereka satu per satu di bagian kepala dengan senjata api revolver buatan Taiwan. Fransiskus kemudian merendam dua anjing peliharaannya, Coki dan Snowy dalam air hingga mati. Setelah itu, korban mengakhiri aksinya dengan menembak dirinya sendiri.

“Dari keterangan kelurga korban yang sedang dimintai keterangannya memang ada masalah keluarga. Dari pembicaraan di WhatsApp maupun tulisan tangan, Fransikus mengatakan, saya sudah tidak tahan lagi, kira-kira begitu. Jadi kemungkinan istrinya itu meminta diceraikan,” kata Irjen Pol Zulkarnain.

Peristiwa ini menggegerkan masyarakat. Jenazah Fransiskus dan Margaret ditemukan di kamarnya. Sementara Rafael di kamar lantai dua dan Kathlyn juga di kamarnya di lantai dua. Polisi menemukan keempatnya tewas dengan luka tembak di kepala. Rafael ditembak di kepala belakang sedangkan Kathlyn ditembak di dahi depan. Setelah menghabisi istri dan anaknya, barulah Fransiskus menembak dirinya sendiri.


Editor : Maria Christina