Keji, Siswi SMP Dibunuh dan Mayatnya Dibuang ke Parit di Lubuklinggau Sumsel

Sukma Aldino ยท Sabtu, 18 Mei 2019 - 10:14 WIB
Keji, Siswi SMP Dibunuh dan Mayatnya Dibuang ke Parit di Lubuklinggau Sumsel

Suasana rumah duka meninggalnya Wiwik Wulandari (13) siswi SMP yang diduga jadi korban pembunuhan di Lubuklinggau, Sumsel. (Foto: iNews/Sukma Aldino)

LUBUKLINGGAU, iNews.id – Sungguh keji perbuatan pelaku yang membunuh Wiwik Wulandari (13), siswi SMPN 4 Kota Lubuklinggau, Sumatera Selatan (Sumsel). Tubuh remaja perempuan ini ditemukan warga dalam parit dengan posisi kepala di dalam air. Tak hanya itu, terdapat bekas luka tusukan benda tajam di beberapa bagian perut korban.

Peristiwa pembunuhan keji ini sontak menggemparkan warga Kelurahan Lubuk Tanjung, Kecamatan Lubuklinggau Barat I, Kota Lubuklinggau. Polisi yang mendapat informasi langsung turun ke lokasi tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengungkap dan menangkap pelaku pembunuhan.

Informasi yang dirangkum iNews, awalnya warga setempat melihat sesosok mayat di dalam parit, Jumat (17/5/2019). Dia kemudian menginformasikan temuan itu ke masyarakat setempat dan polisi. Selanjutnya, jenazah gadis berusia 13 tahun ini dievakuasi pukul 14.30 WIB dan dibawa ke Rumah Sakit (RS) Sobirin untuk kepentingan visum.

Almarhumah saat itu masih mengenakan baju merah dan celana hitam. Dia ditengarai menjadi korban pembunuhan dan mayatnya di buang ke parit tersebut.

BACA JUGA: Tabrak Warga hingga Meninggal, Pengemudi Avanza di Medan Tewas Diamuk Massa

Teman sekolah Wiwik sangat terpukul dan seakan tak percaya dengan yang telah terjadi. Mereka berdatangan ke rumah duka melihat almarhumah untuk yang terakhir kalinya.

"Kami masih bersama-sama sepulang sekolah. Dia (Wiwik) pulang lebih dulu naik ojek,” kata Novi, teman sekolahnya.

Wakapolres Lubuklinggau Kompol Zulkarnain yang turut datang melayat ke rumah duka di Jalan Cianjur RT 07, Kelurahan Ponorogo, Kecamatan Lubuklinggau Utara II, tampak memberikan penguatan bagi keluarga yang ditinggalkan.

Dia mengungkapkan, anggota saat ini sudah bergerak dan lakukan penyelidikan. Beberapa saksi dan hasil olah TKP akan dikembangkan untuk mengungkap kasusnya.

“Pelakunya masih kami selidiki. Di tubuh korban kami temukan tiga tusukan yang cukup dalam,” ujar Zulkarnain.

Sementara ayah almarhumah, Baktiar berharap polisi untuk sesegera mungkin menangkap pelaku yang tega menghabisi nyawa putrinya dengan cara keji seperti itu.

”Kami ingin pelakunya cepat ditangkap dan dihukum dengan seberat-beratnya,” ucap Baktiar.


Editor : Donald Karouw