Keluarga Korban Peluru Nyasar Oknum Polisi di Palembang Minta Keadilan

Mohammad David ยท Selasa, 09 Oktober 2018 - 12:23 WIB
Keluarga Korban Peluru Nyasar Oknum Polisi di Palembang Minta Keadilan

Keluarga korban penembakan peluru nyasar di Palembang meminta keadilan. (Foto: iNews/M David)

PALEMBANG, iNews.id – Keluarga almarhum Hariansyah (23) warga Jalan KH Azhari, Kecamatan Seberang Ulu Satu, Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel), yang tewas terkena peluru nyasar meminta keadilan. Mereka menuntut oknum polisi yang diduga melepaskan tembakan dan mengenai almarhum agar diproses hukum.

Kakak korban, Jimi meluapkan kekecewaannya atas tindakan yang dilakukan oknum aparat tersebut. Saat itu adiknya yang sedang bermain di lokasi tempat kejadian perkara (TKP) tergeletak terkena tembakan peluru tajam di leher.

“Adik saya hanya dibiarkan begitu saja tergeletak di jalan hingga tewas,” kata Jimi, Selasa (9/10/2018).

BACA JUGA: Pemuda di Palembang Diduga Tewas Diterjang Peluru Nyasar Polisi

Dia meminta oknum polisi yang sedang bertugas saat itu diproses hukum karena telah menghilangkan nyawa korban yang tidak bersalah. “Kami dari pihak keluarga meminta pelaku diproses sesuai hukum yang berlaku. Kami sudah ikhlas dengan kehilangan ini,” ujarnya.

Jimi menuturkan tidak tahu menahu soal adanya pengerebekan yang dilakukan polisi di sekitaran TKP. Dia hanya menyesalkan terjadinya peristiwa tersebut.

Pantauan iNews, suasana duka tampak menyelimuti rumah keluarga korban penembakan peluru nyasar yang diduga dilepaskan anggota Polsek Pemulutan Ogan Ilir, Sumsel. Sejumlah tetangga dan kerabat berdatangan dan berbela sungkawa atas tragedi yang dialami korban. Petugas Polres Ogan Ilir tampak memberikan bantuan sembako bagi pihak keluarga di rumah duka.

Diketahui, penembakan peluru nyasar ditengarai terjadi saat Petugas yang mengejar buronan di dekat TKP. Saat itu, polisi melepaskan tiga tembakan yang salah satunya mengenai korban yang sedang duduk bersama teman-temannya.

Petugas yang tak tahu peluru yang dilepaskan mengenai korban, langsung pergi meninggalkan tempat kejadian. Sementara korban meninggal di TKP akibat luka tembak di leher.


Editor : Donald Karouw