Keluarga Pastikan Jasad Pendaki Gunung Dempo Merupakan Fikri dan Jumadi

Yuddy Faifman ยท Rabu, 06 November 2019 - 02:15 WIB
Keluarga Pastikan Jasad Pendaki Gunung Dempo Merupakan Fikri dan Jumadi

Keluarga dari korban Fikri berada di rumah sakit untuk mengecek jasad anaknya. (Foto: iNews/Yuddy Faifman).

PAGARALAM, iNews.id - Tim SAR gabungan akhirnya menemukan jasad pendaki Gunung Dempo di Kota Pagaralam, Sumatera Selatan (Sumsel), yang sempat dikabarkan hilang sejak 15 Oktober lalu. Korban berada sekitar 500 meter dari bibir kawah.

Proses evakuasi korban, Fikri, berjalan sulit, karena medan yang curam dan terjal. Evakuasi dilakukan dengan cara estapet dan memakan waktu sekitar 10 jam perjalanan hingga ke titik awal pendakian.

Kapolres Kota Pagaralam, AKBP Dolly Gumara mengatakan, jenazah sudah tiba di rumah sakit dan dilihat langsung oleh pihak keluarga. Mereka memastikan, jasad tersebut merupakan anaknya yang hilang sejak 15 Oktober 2019 lalu.

BACA JUGA: 2 Pendaki asal Jambi Ditemukan Tewas di Gunung Dempo, Evakuasi Berjalan Dramatis

"Iya, mereka melihat langsung dan memastikan ini merupakan jenazah Fikri," kata Dolly saat dikonfirmasi, Selasa (5/11/2019).

Dengan ini pencarian korban telah selesai. Karena sebelumnya, seorang rekan Fikri atas nama Jumadi juga dikabarkan hilang saat mendaki Gunung Dempo. Namun korban ditemukan lebih dulu dalam kondisi meninggal dunia.

Tim mendapati mayat Jumadi di dekat lokasi penemuan jenazah Fikri, yakni sekitar kawah gunung. Pihak keluarga korban juga telah mengecek kebenaran identitas anaknya tersebut.

BACA JUGA: 2 Pendaki asal Bungo Hilang Kontak sejak 15 Oktober di Gunung Dempo

"Minggu kemarin jasad Jumadi juga sudah dicek oleh keluarganya," ujar dia.

Sebelumnya, dua pendaki asal Kabupaten Bungo, Jambi, dikabarkan hilang saat menaiki Gunung Dempo, Kota Pagaralam pada 15 Oktober lalu. Mereka yakni Fikri dan Jumadi. Mendapat kabar tersebut, tim SAR gabungan mencari keberadaan korban.

Evakuasi dilakukan oleh tim gabungan Basarnas, TNI, Polri, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Tagana, Wanadri, serta relawan pencinta alam Kota Pagaralam dan Provinsi Jambi, sejak Minggu (3/11/2019).


Editor : Andi Mohammad Ikhbal