Motif Serka CK Tembak 3 Warga Prabumulih, Dandim: Kasus Utang Piutang

Berrie Brima ยท Jumat, 07 Desember 2018 - 17:49 WIB
Motif Serka CK Tembak 3 Warga Prabumulih, Dandim: Kasus Utang Piutang

Markas Sub Denpom Muara Enim. (Foto: iNews.id/Berrie Brima)

PRABUMULIH, iNews.id - Kasus penembakan oleh oknum anggota TNI Serka Chandra Kurniawan (CK) terhadap tiga warga hingga tewas mulai terkuak. Hasil penyelidikan Sub Denpom Polisi Militer Kota Prabumulih, Sumatera Selatan (Sumsel) menyebutkan, aksi penembakan brutal yang dilakukan Serka CK dipicu masalah utang piutang penjualan mobil. 

Hal itu diungkapkan Komandan Distrik Militer (Kodim) 0404 Muara Enim, Letkol Teadi Aulia. Menurut Dandim, dari hasil pemeriksaan polisi militer didapati antara ketiga korban penembakan dengan anggotanya dikarenakan masalah utang piutang terkait jual beli kendaraan roda empat.

"Dari hasil penyelidikan Sub Denpom dan kawan-kawan polisi masalah penembakan ini memang dipicu utang piutang," katanya ditemui di Markas Sub Denpom Muara Enim, Jumat (7/12/2018). 

Dandim mengatakan, selain mengamankan kendaraan roda empat, polisi militer juga mengamankan senjata api yang digunakan untuk menembak ketiga korbannya.

Terkait senjata api yang digunakan untuk menembak ketiga korban, Dandim mengatakan, anggotanya tersebut menggunakan senjata api illegal karena Serka CK tidak memiliki izin mengunakan senjata api. “Senjata api itu merupakan buatan pabrikan dan polisi militer akan menelusuri asal senajata api tersebut,” katanya.

BACA JUGA:

Penembakan di Prabumulih, Keluarga Korban Minta Polisi Usut Tuntas

3 Warga Prabumulih Tewas Ditembak, Pelaku Lalu Coba Bunuh Diri

Kasus penembakan tiga warga Jalan Arui RT 05 RW 03 Kelurahan Gunung Ibul Barat, Kota Prabumulih, Sumatera Selatan (Sumsel) itu menggegerkan warga setempat, Kamis (6/12/2018) sekitar pukul 14.45 WIB.

Dua orang ditemukan tewas di salah satu rumah warga dan seorang lainnya tewas saat dalam perawatan di rumah sakit. Ketiga korban tewas semuanya mengalami luka tembak di bagian kepala.

Mereka masing-masing Faisal (45) dan Zainal Imron alias Zainal (45). Faisal ditemukan dalam posisi tertelungkup di lantai dan Zainal dalam posisi duduk. Satu korban lainnya, Luken (35) tewas di rumah sakit Bunda Prabumulih.

Informasi dari lokasi kejadian, kasus ini berawal saat Faisal yang sedang berada di rumahnya didatangi tiga pelaku dengan mengendarai mobil. Ketiga orang tersebut masuk ke pekarangan rumah Faisal dan tak lama kemudian mereka terlibat cekcok.

Pihak keluarga meminta kepada aparat untuk mengusut tuntas kasus ini dan menangkap satu pelaku lainnya. “Masih ada satu pelaku lagi yang saat itu menunggu di mobil. Dua sudah meninggal dan pelaku yang menembak para korban juga sudah tewas bunuh diri,” ucap Haryanto, salah seorang keluarga korban.



Editor : Kastolani Marzuki