Oknum TNI Penembak 3 Warga Meninggal, Dandim: Kasusnya Bisa Ditutup

Berrie Brima ยท Jumat, 07 Desember 2018 - 18:45 WIB
Oknum TNI Penembak 3 Warga Meninggal, Dandim: Kasusnya Bisa Ditutup

Keluarga dan kerabat, serta teman almarhum Serka Chandra Kurniawan mengikuti proses pemakaman jenazah almarhum di Prabumulih, Sumsel. (Foto: iNews.id/Berrie Brima)

PRABUMULIH, iNews.id - Serka Chandra Kurniawan (CK), oknum TNI yang menembak tiga warga di Prabumulih hingga tewas akhirnya meninggal dunia, Jumat (7/12/2018) sekitar oukul 03.00 WIB.

Serka Chandra sebelumnya kritis dan mendapat perawatan intensif di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Prabumulih, Sumatera Selatan (Sumsel) akibat mengalami luka tembak di bagian kepala. Diduga, Serka Chandra berniat bunuh diri setelah menembak tiga warga.

Jenazah Serka Chandra Kurniawan kemudian dimakamkan di pemakaman Taman Baka Prabumulih dengan diantar keluarga dan kerabat, serta puluhan teman sesama di kesatuannya. Isak tangis keluarga pun pecah saat mengantarkan jenazah ke tempat peristirahatan terakhir.

Komandan Distrik Militer (Dandim) 0404 Muara Enim, Letkol Teadi Aulia mengatakan, dengan meninggalnya Serka Chandra Kurniawan ini kemungkinan besar kasus penembakan yang melibatkan anggotanya tersebut akan ditutup.

Dandim mengatakan, dari hasil pemeriksaan polisi militer didapati antara ketiga korban penembakan dengan anggotanya dikarenakan masalah utang piutang terkait jual beli kendaraan roda empat. “Ya, dari hasil pemeriksaan Denpom dan teman-teman polisi yang profesional kasus ini dipicu masalah utang piutang,” tandasnya.

BACA JUGA:

3 Warga Prabumulih Tewas Ditembak, Pelaku Lalu Coba Bunuh Diri

Penembakan di Prabumulih, Keluarga Korban Minta Polisi Usut Tuntas

Motif Serka CK Tembak 3 Warga Prabumulih, Dandim: Kasus Utang Piutang

Terkait senjata api yang digunakan untuk menembak ketiga korban, Dandim mengatakan, anggotanya tersebut menggunakan senjata api ilegal karena Serka CK tidak memiliki izin mengunakan senjata api. “Senjata api itu merupakan buatan pabrikan dan polisi militer akan menelusuri asal senjata api tersebut,” katanya.

Kasus penembakan tiga warga Jalan Arui RT 05 RW 03 Kelurahan Gunung Ibul Barat, Kota Prabumulih, Sumatera Selatan (Sumsel) itu menggegerkan warga setempat, Kamis (6/12/2018) sekitar pukul 14.45 WIB.

Dua orang ditemukan tewas di salah satu rumah warga dan seorang lainnya tewas saat dalam perawatan di rumah sakit. Ketiga korban tewas semuanya mengalami luka tembak di bagian kepala.

Mereka masing-masing Faisal (45) dan Zainal Imron alias Zainal (45). Faisal ditemukan dalam posisi tertelungkup di lantai dan Zainal dalam posisi duduk. Satu korban lainnya, Luken (35) tewas di rumah sakit Bunda Prabumulih.

Informasi dari lokasi kejadian, kasus ini berawal saat Faisal yang sedang berada di rumahnya didatangi tiga pelaku dengan mengendarai mobil. Ketiga orang tersebut masuk ke pekarangan rumah Faisal dan tak lama kemudian mereka terlibat cekcok.


Editor : Kastolani Marzuki