Pemudik Diminta Pasang Aplikasi Pemantau Cuaca

Antara ยท Jumat, 31 Mei 2019 - 09:14 WIB
Pemudik Diminta Pasang Aplikasi Pemantau Cuaca

Awan tebal menggulung menandakan akan terjadi hujan lebat di daerah tersebut. (Foto: Dok iNews).

PALEMBANG, iNews.id - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau para pemudik memasang aplikasi pemantau cuaca di ponsel masing-masing. Dengan begitu, mereka akan memperoleh informasi terkini tentang perkembangan cuaca di jalur mudik lebaran.

Kepala Seksi Observasi dan Informasi Stasiun Meteorologi Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II Palembang, Bambang Benny Setiaji mengatakan, untuk aplikasi Info BMKG, kini sudah dilengkapi fitur khusus mudik.

"Tidak hanya pembaharuan cuaca, aplikasi Info BMKG juga rutin memberikan peringatan dini terkait gempa, prediksi tsunami, gelombang tinggi, dan titik api, tingkat akurasi aplikasi sekitar 80 persen," kata Bambang kepada wartawan, Jumat (31/5/2019).

BACA JUGA: Dilanda Hujan Lebat, 2 Kecamatan di Lebak Terendam Banjir

Selain itu, informasi yang ditampilkan pada aplikasi menyesuaikan keberadaan pengguna ponsel. Secara otomatis akan berubah ketika penggunanya berpindah lokasi dari satu daerah ke daerah lain.

Dalam menentukan prakiraan cuaca, BMKG menggunakan berbagai model analisis dengan bantuan Satelit Lapan (Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional) yang memungkinkan deteksi lokasi sampai level kecamatan.

Pemudik diminta tidak mengabaikan prakiraan cuaca di jalur mudik. Sebab pada titik-titik tertentu jalur mudik menjadi rawan dilewati jika terjadi cuaca ekstrem.

BACA JUGA: Banjir dan Longsor Bayangi Arus Mudik di Sumut, BMKG Imbau Pemudik Hati-Hati

"Misalnya 90 titik lebih jalur mudik di Jawa Barat dan ruas-ruas jalan di Sumatera Barat, dikategorikan rawan cuaca ekstrem," ujar dia.

Aplikasi ini, kata dua, sudah dapat diunduh di Playstore atau Appstore dengan kata kunci 'Info BMKG'. Semua kebutuhan pemudik terkait pemantauan kondisi cuaca, baik di darat, laut dan udara, sudah ditampilkan dalam sistem tersebut.


Editor : Andi Mohammad Ikhbal