Penembakan di Prabumulih, Dandim: Senjata yang Dipakai Buatan Pabrikan

Berrie Brima ยท Jumat, 07 Desember 2018 - 18:07 WIB
Penembakan di Prabumulih, Dandim: Senjata yang Dipakai Buatan Pabrikan

Dandim 0404 Muara Enim Letkol Teadi Aulia. (Foto: iNews/Berrie Brima)

PRABUMULIH, iNews.id – Kasus penembakan yang menewaskan tiga warga di Kota Prabumulih, Sumatera Selatan (Sumsel), menemukan titik terang. Pembunuhan sadis itu dilatar belakangi persoalan utang piutang.

Komandan Distrik Militer (Dandim) 0404 Muara Enim Letkol Teadi Aulia mengatakan, saat ini masih menginvestigasi senjata api yang digunakan anggotanya Serka CK saat menghabisi ketiga korban tersebut.

Berdasarkan hasil penyelidikan Sub Denpom Polisi Militer dan Polres Prabumulih, ditemukan fakta penggunaan senjata pabrikan dan bukan organik. Senjata itu dipergunakan pelaku Serka CK saat menembak mati para korbannya.

“Untuk senjata api yang digunakan masih dalam investigasi. Tentu akan ditelusuri asal senjata pabrikan tersebut. Selain itu, Serka CK memang tidak memiliki izin untuk menggunakan senjata,” ujarnya.


BACA JUGA:

Penembakan di Prabumulih, Keluarga Korban Minta Polisi Usut Tuntas

Motif Serka CK Tembak 3 Warga Prabumulih, Dandim: Kasus Utang Piutang


Diketahui Serka CK menembak mati Deni Faisal dan dua temannya Zainal Imron (45) dan Luken (35), keduanya warga Kelurahan Karangjaya, Kecamatan Prabumulih Timur. Usai aksi penembakan itu, dia coba bunuh diri dengan menembakan pistol ke arah kepalanya namun masih sempat selamat dan mendapat perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Prabumulih. Namun nyawanya tak tertolong dan mengembuskan napas terakhir Jumat (7/12/2018)  pukul 03:00 WIB.

Serka CK dimakamkan di tempat Pemakaman Taman Baka Prabumulih dengan diantar kerabat dan teman sesama kesatuannya. Tampak keluarga tak henti-henti menangisi kepergian. Dengan meninggalnya Serka CK, kemungkinan besar kasus penembakan yang melibatkan anggotanya ini akan ditutup.


Editor : Donald Karouw