Penembakan di Prabumulih, Keluarga Korban Minta Polisi Usut Tuntas

Berrie Brima ยท Jumat, 07 Desember 2018 - 13:54 WIB
Penembakan di Prabumulih, Keluarga Korban Minta Polisi Usut Tuntas

Suasana rumah duka Deni Faisal yang tewas ditembak oknum tentara di Prabumulih, Sumsel. (Foto: iNews/Berrie Brima)

PRABUMULIH, iNews.id – Kasus penembakan yang menewaskan tiga warga di Kota Prabumulih, Sumatera Selatan (Sumsel) masih misteri. Terduga pelaku oknum tentara berinisial Serka CK yang mengeksekusi para korban juga tewas usai bunuh diri dengan menembakkan senjata di kepala.

Polisi saat ini harus bekerja keras membongkar motif penembakan tersebut. Namun berembus dugaan, kasus pembunuhan ini berlatar belakang persoalan utang piutang. Keluarga korban pun meminta polisi mengungkap dan menangkap satu pelaku yang ditengarai masih hidup dan terlibat dalam aksi pembunuhan keji tersebut.

Keluarga korban, Hayanto menceritakan, kronologi penembakan itu berawal saat pelaku Serka CK bersama tiga rekannya yakni Zainal Imron (45) dan Luken (35), keduanya warga Kelurahan Karangjaya, Kecamatan Prabumulih Timur, serta satu masih misterius, datang mencari korban Deni Faisal, Kamis (6/12/2018).

Awalnya mereka mendatangi rumah di Perumahan Citra, Kelurahan Prabujaya, Kecamatan Prabumulih Timur, yang menjadi tempat tinggal istri tua korban, namun tidak mendapatinya. Selanjutnya mereka ke lokasi tempat kejadian perkara (TKP) yakni rumah korban bersama istri mudanya di Jalan Aroe, Kelurahan Gunung Ibbul, Kecamatan Prabumulih Timur.

BACA JUGA: 3 Warga Prabumulih Tewas Ditembak, Pelaku Lalu Coba Bunuh Diri

“Pelaku datang naik mobil Terios warna hitam. Tiga orang turun dan satu menunggu di mobil,” kata Hayanto di rumah duka, Jumat (7/12/2018).

Kedatangan pelaku bersama dua rekannya disambut korban. “Mereka baru saling mengenal, belum lama mungkin seminggu,” ujarnya.

Hayanto mengungkapkan, tidak ada cekcok atau perselisihan saat kedatangan pelaku. Mereka berbincang biasa hingga akhirnya pelaku mengeluarkan pistol dan menembak korban Deni Faisal di bagian kening sebelah kiri. Korban tewas seketika di TKP.

“Kawannya yang datang bersama pelaku juga ditembak. Lalu datang kawannya yang satu lagi ditembak juga. Mereka semua ditembak di bagian kepala,” ucapnya.

Pihak keluarga meminta kepada aparat untuk mengusut tuntas kasus ini dan menangkap satu pelaku lainnya. “Masih ada satu pelaku lagi yang saat itu menunggu di mobil. Dua sudah meninggal dan pelaku yang menembak para korban juga sudah tewas bunuh diri,” ucapnya.

Kasus yang mengheboh masyarakat Kota Prabumulih ini masih dalam penyelidikan. Sementara rumah korban terus didatangi kerabat dan tetangga yang ikut berbela sungkawa.

Diketahui, pelaku Serka CK kabur bersama seorang rekannya usai mengeksekusi tiga korban. Mereka menuju ke Jalan Lingkar dan di situ menembakkan senjata ke bagian kepalanya sendiri. Dalam aksi bunuh diri itu, dia masih selamat namun dalam keadaan kritis dan dirawat di Rumah Sakit AR Bunda Kota Prabumulih. Namun akhirnya nyawa Serka CK yang menjalani perawatan intensif tak tertolong.


Editor : Donald Karouw