Percobaan Bunuh Diri Seorang Perempuan di Jembatan Ampera Digagalkan

Muhammad David ยท Kamis, 15 November 2018 - 21:30 WIB
Percobaan Bunuh Diri Seorang Perempuan di Jembatan Ampera Digagalkan

Warga mendampingi OT (kiri), perempuan yang mencoba melompat dari Jembatan Ampera Palembang, Sumsel, Kamis (15/11/2018). (Foto: iNews/Muhammad David)

PALEMBANG, iNews.id – Seorang perempuan di Kota Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel), mencoba bunuh diri di Jembatan Ampera, Kamis (15/11/2018) malam. Namun, aksi nekatnya berhasil digagalkan seorang tukang becak yang melintas di ikon Kota Palembang itu.

Warga sekitar pun heboh saat mengetahui tindakan perempuan yang mencoba melompat dari jembatan. Perempuan itu diketahui berinisial OT (17), warga Plaju, Palembang.

Menurut tukang becak, Hamdan, yang menggagalkan aksi bunuh diri OT, dia melihat korban sudah berdiri di atas pagar besi Jembatan Ampera. Perempuan itu menangis sambil memegang tiang listrik.

BACA JUGA:

Diduga Depresi, Pemuda di Tanjungpinang Mengamuk dan Coba Bunuh Diri

Korban Diduga Tembak Keluarga dan Bunuh Diri karena Istri Minta Cerai

Hamdan yang curiga spontan mendekatinya dan langsung menarik tangan OT. Dia juga memanggil warga yang melintas untuk membantu menjauhkan OT dari pagar pembatas jembatan.

“Saya kaget tadi melihat dia sudah berdiri di pagar jembatan, mau loncat ke bawah sambil megang tiang listrik,” kata Hamdan.

Setelah berhasil mengamankannya, warga berusaha menenangkan korban yang terus menangis sambil menutupi wajahnya. Warga berusaha menanyakan penyebab dia nekat hendak melompat dari atas jembatan yang menjadi ikon Kota Palembang itu, namun OT hanya diam dan terus menangis.

Sejumlah warga menduga perempuan itu nekat melakukan aksi percobaan bunuh diri karena ada masalah keluarga. “Saya kurang tahu apa masalahnya, mungkin masalah keluarga,” kata Hamdan.

Kejadian ini membuat warga datang beramai-ramai ke lokasi. Akibatnya, arus lalu lintas di Jembatan Ampera menjadi macet total. Warga kemudian mengantarkan korban ke rumah keluarganya.


Editor : Maria Christina