Pergoki Pelaku, Warga Musi Banyuasin Tewas Diberondong Tembakan Kawanan Perampok

Edi Lestari ยท Rabu, 11 September 2019 - 17:29 WIB
Pergoki Pelaku, Warga Musi Banyuasin Tewas Diberondong Tembakan Kawanan Perampok

Petugas Polres Musi Banyuasin mengolah tempat kejadian perkara kasus perampokan yang menewaskan warga di Desa Cinta Damai, Musi Banyuasin, Sumsel. (Foto: iNews.id/Edi Lestari)

MUSI BANYUASIN, iNews.id – Kasus perampokan sadis terjadi di Desa Cintai Damai, Kecamatan Sungai Lili, Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan.

Kawanan perampok bersenjata api itu menyatroni rumah Pristiwanto (26). Para perampok yang diperkirakan bejumlah enam orang itu kemudian memberondong korban.

Pristiwanto yang berupaya melawan akhirnya tewas dengan luka tembak di bagian dada dan perut.
 
Peristiwa perampokan itu terjadi pada Rabu (11/9/2019) dini hari sekitar pukul 02.00 WIB. Awalnya, enam orang pelaku masuk ke rumah korban dengan merusak gembok pagar rumah.

Korban yang mendengar pintu pagarnya didobrak kemudian keluar untuk melihat kondisi rumahnya. Tanpa diduga, muncul kawanan perampok dan langsung menembak korban hingga tewas di lokasi.

Tetangga korban yang mendengar dua kali suara tembakan tak berani keluar untuk menolong korban yang tergeletak bersimbah darah.

Dugaan komplotan pelaku perampokan dan pembunuhan berjumlah enam orang diketahui warga saat para pelaku berlari keluar dari rumah korban membawa kabur hasil rampokan.

“Ada empat kali ledakan (tembakan). Saya nggak berani keluar. Saya lihat ada enam orang,” kata Joko Santoso, tetangga korban.

BACA JUGA: Bawa Kabur Rp400 Juta, 2 Perampok Irian Supermarket di Medan Tertangkap 

Warga mengetahui hal tersebut langsung melaporkan kejadian ke Mapolsek Sungai Lilin dan mengevakuasi korban ke Rumah Sakit Umum Sungai Lilin.

Kepala Desa Cintai Damai, Faturahman mengatakan, korban dikenal orang baik dan ramah kepada warga. “Kami semua kehilangan dengan kepergian almarhum. Orangnya baik,” katanya.

Setelah diautopsi, jenazah korban langsung dimakamkan di pemakaman umum Desa Cinta Damai. Kasus perampokan sadistis itu kini masih diselidiki petugas Polres Musi Banyuasin.


Editor : Kastolani Marzuki