Petani Kopi Tewas Diterkam Beruang Madu di Ogan Komering Ulu

Widori Agustino ยท Selasa, 03 Desember 2019 - 21:00 WIB
Petani Kopi Tewas Diterkam Beruang Madu di Ogan Komering Ulu

Warga bertakziah ke rumah duka petani yang tewas diserang beruang madu di Desa Padang Bindu, Kecamatan Semidang Aji, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan. (Foto: iNews/Widori Agustino)

OGAN KOMERING ULU, iNews.id – Nawandri (25) petani asal Desa Padang Bindu, Kecamatan Semidang Aji, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan tewas setelah diterkam beruang madu di kebun miliknya wilayah Talang Air Kepayang Perbukitan Bungkuk, OKU, Selasa (3/12/2019).

Akibat terkaman binatang buas itu, korban mengalami enam luka parah di beberapa bagian tubuhnya di antaranya di bagian kaki dan paha.

Kapolsek Semidang Aji, Iptu Bastari mengatakan, dari hasil identifikasi terhadap tubuh korban ada beberapa luka cakar, serta lubang berdiameter selebar jempol tangan orang dewasa.

”Ada enam bekas luka, dari hasil penyelidikan kuat dugaan korban diserang beruang. Sebab rekan korban juga melihat beruang di sekitar korban,” katanya.

BACA JUGA:

Beruang Madu Kerap Muncul di Ladang, Warga Mandailing Natal Minta BTBG Tangkap dan Evakuasi

Remaja Ditemukan Tewas dengan 5 Tusukan di Ogan Komering Ulu Sumsel

Peristiwa tragis itu terjadi saat korban sedang beraktivitas di kebun kopi miliknya. Saat itu korban sendirian, sementara rekannya berada cukup jauh dari tempat korban berada saat diserang beruang madu.

Saat kejadian, korban berteriak minta tolong. Mendengar teriakan itu, rekan korban lantas menghampiri dan melihat korban sedang diserang beruang madu. Rekan korban yang panik sempat mengevakuasi korban dan meminta bantuan warga. Jenazah korban baru bisa dievakuasi Selasa pagi oleh petugas dan warga.

Keluarga korban, Sarif Doman mengatakan, lokasi kebun kopi milik korban jauh dari perkampungan warga. “Memang adik kami ini biasa berkebun di sana untuk mengurus kopi. Jaraknya cukup jauh dari kampung sekuta enam jam berjalan kaki. Saat kejadian ada warga di sini juga berkebun namun jaraknya sekitar 200 meter,” katanya.

Setelah dievakuasi, jenazah korban langsung dimakamkan di pemakaman umum Desa Padang Bindu. Akibat peristiwa itu, warga sekitar mengaku takut untuk beraktivitas di kebun kopi.


Editor : Kastolani Marzuki